REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Kerinduan masyarakat Sulawesi Selatan untuk melaksanakan ibadah umrah pasca pandemi Covid-19 begitu tinggi. Terbukti dengan membludaknya pendaftar untuk berangkat ke Tanah Suci Mekah di berbagai agen travel umrah.
PT Meida Wisata misalnya. Agen travel umrah yang telah mendapatkan izin dari Kementerian Agama sejak tahun 2017 itu bakal memberangkatkan 1.300 jemaah pada periode September 2022 ini.
Jemaah tersebut berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Sebagai rangkaian awal, mereka mengikuti manasik umrah yang digelar PT Meida Wisata di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (1/9/2022).
Baca Juga : Golkar Luwu Utara Menyusul, Appi Kini Kunci 20 Dukungan DPD II Golkar se-Sulsel
“Ini adalah rangkaian dari ibadah umrah. Ibadah itu tidak akan sempurna jika kita tidak melakukan seluruh rangkaiannya, termasuk manasik ini. Perjalanan ini merupakan perjalanan menuju Allah SWT,” kata Direktur Utama PT Meida Wisata, Abdul Samad Hamid dihadapan sekitar 700 jemaah peserta manasik.
Menurutnya, ada tiga lokasi yang akan dikunjungi nantinya oleh calon jemaah umrah. Mulai dari Masjid Nabawi di Madinah Arab Saudi, Masjidil Haram di Makkah Arab Saudi, hingga Masjid Al-Aqsha di Palestina.
Sementara itu, Komisaris sekaligus owner PT Meida Wisata, Meity Rahmatia menjelaskan bahwa 1.300 jemaah tersebut bakal diberangkatkan secara bertahap pada September ini. Setiap pekannya, ada empat kali pemberangkatan.
Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan
“Ada 4 kali pemberangkatan dalam sepekan. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan, kuota pendaftaran untuk bulan Desember 2022 telah ludes. Setiap bulan yang mendaftar di kami itu rata-rata 3.000 orang,” kata Meity.
Anggota DPRD Sulawesi Selatan itu menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan salah satu maskapai penerbangan, pihak hotel di lokasi umrah, serta memiliki tim khusus untuk menerima calon jemaah umrah di tempat tujuan.
“Ini menjadi salah satu kelebihan kita. Selain itu, calon jemaah yang mendaftar juga diberikan keleluasaan untuk memilih kapan mau berangkat. Bukan menanyakan kapan ada pemberangkatan. Jadi itulah kelebihan kita,” tambah Meity.
Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca, Munafri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Adapun perwakilan Kanwil Kemenag Sulsel, Muh Yunus Muin menitipkan pesan terkait hal-hal yang mesti dipastikan oleh jemaah sebelum memutuskan untuk melaksanakan ibadah umrah melalui agen travel.
“Mulai dari perhatikan izin travelnya dari Kemenag, pesawat penerbangan, jadwal keberangkatan, hotel lokasi menginap saat umrah dan visa. Kalau PT Meida Wisata ini sudah ada izinnya sejak tahun 2017 dan diperbaharui tahun 2021 sebagai penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK). Sementara izinnya untuk umrah itu diperbaharui pada tahun 2020,” demikian Yunus. (*)
