0%
logo header
Senin, 29 Maret 2021 20:38

Peningkatan PAD akan Digenjot Pemkab Gowa untuk Pulihkan Ekonomi

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. (Istimewa)
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa akan mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dalam rangka memulihkan sektor ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Pasalnya, pandemi Covid-19 masih memberi imbas pada penurunan ekonomi. Termasuk di lingkungan pemerintah daerah seperti menurunnya dana transfer ke daerah ataupun bagi hasil.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, dalam mensiasati kondisi tersebut, pemerintah daerah akan mendorong peningkatan PAD dalam rangka memulihkan kembali kondisi ekonomi. Peningkatan PAD sangat dibutuhkan khusus di masa pandemi Covid-19 ini. Apalagi kondisi saat ini dana transfer dari pusat maupun dana bagi hasil dari pemerintah provinsi juga mengalami penurunan di masa pandemi ini.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat

“Sekarang kita tidak bisa mengharapkan dana transfer dan dana bagi hasil yang terus mengalami penurunan di masa pandemi Covid-19. Jadi kita harus memikirkan upaya-upaya lainnya,” katanya di sela-sela menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 ke BPK RI perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor BPK Perwakilan Sulsel, Senin (29/03/2021).

Ia pun berharap, hal yang perlu dilakukan saat ini adalah dengan mendorong kemandirian daerah melalui peningkatan PAD. Sehingga pemerintah daerah tidak lagi bergantung pada dana transfer dan dana bagi hasil.

“Kami berharap BPK bisa melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu, agar kita bisa memaksimalkan PAD, sehingga kalaupun dana transfer dan dana bagi hasil menurun kita bisa tutupi,” harap Adnan.

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

Olehnya, dalam hal ini Bupati Adnan pun mengajak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan untuk melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT).

“Saya berharap BPK bisa melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu yang difokuskan pada PAD agar kita mampu mengidentifikasi potensi-potensi PAD agar kita optimalkan,” kata Adnan.

Terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gowa, Ismail Majid menyebutkan upaya peningkatan PAD yang difokuskan adalah pada sektor pajak. Saat ini pihaknya mencatat penerima pajak di Kabupaten Gowa di 2020 sudah mencapai 100 persen.

Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea

Kedepan pihaknya akan terus melakukan inovasi dalam upaya meningkatkan PAD yaitu dengan melakukan pemutakhiran data terkait dengan pajak yang dikelola Kabupaten Gowa. Kemudian indentifikasi potensi pajak dan melakukan pengawasan.

“Kita akan maksimalkam pemutakhiran data terkait dengan pajak yang kita kelola di Kabupaten Gowa, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, karena pada prinsipnya kita tidak lagi terlalu berharap dana kucuran dari pusat tetapi bagaimana meningkatkan dana fiskal kita di daerah lebih khusus di sektor pajak ini,” ujarnya.

Olehnya, orientasi dalam mengoptimalkan PAD dari sektor pajak khususnya di 2021 ini dengan melakukan analisis potensi, kemudian pemutahiran data objek dan subjek pajak, dan kemudian melakukan pengawasan secara internal dan eksternal. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646