0%
logo header
Selasa, 10 Februari 2026 18:53

Perencanaan RKPD Gowa Periode 2027 Diminta Berbasis Sinergi dan Data

Chaerani
Editor : Chaerani
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Kabupaten Gowa Tahun 2027, di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Selasa (10/02/2026). (Dok. Humas Gowa)
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Kabupaten Gowa Tahun 2027, di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Selasa (10/02/2026). (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gowa 2027 diminta dapat memanfaatkan sinergi dan berbasis data.

Hal ini ditekankan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Kabupaten Gowa Tahun 2027.

Darmawansyah menilai keterlibatan berbagai unsur menjadi bukti komitmen bersama dalam membuka ruang partisipasi publik pada setiap tahapan perencanaan pembangunan.

Baca Juga : Marcell Siahaan Edukasi Pelaku Usaha Soal Royalti di Makassar

“Kehadiran seluruh stakeholders hari ini menunjukkan komitmen dan kepedulian kita bersama dalam membuka ruang partisipasi yang luas pada setiap tahapan perencanaan pembangunan di Kabupaten Gowa,” ujarnya dalam pertemuan secara virtual, di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Selasa (10/02/2026).

Ia mengatakan, perencanaan pembangunan daerah membutuhkan sinergi, integrasi, koordinasi, serta kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan. Olehnya, penyusunan RKPD 2027 diharapkan harus adaptif, integratif, dan mampu menjawab persoalan strategis daerah secara tepat. Kolaborasi lintas sektor diharapkan semakin diperkuat guna mencapai target pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD, jajaran pemerintah daerah, kelompok masyarakat, serta narasumber yang telah memberikan masukan dalam proses perencanaan pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga : Guru Besar UMI Prof Lauddin Tegaskan Demo Sah, Blokade Jalan Bisa Digugat Secara Hukum

Lanjut Wabup Gowa, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika perekonomian, tuntutan efisiensi anggaran, hingga kebijakan rekonstruksi efisiensi dari pemerintah pusat yang berdampak pada pengelolaan keuangan daerah.

Sehingga, banyak usulan aspirasi masyarakat yang meminta agar pemerintah daerah lebih selektif dan berbasis data dalam menentukan prioritas pembangunan. Analisis yang komprehensif diperlukan agar program yang dirancang tepat sasaran, efisien, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kita harus semakin cermat dan selektif dalam menentukan prioritas pembangunan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, serta tetap selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional,” tegasnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Raih Penghargaan SAKIP 2025, Nilai Akuntabilitas Kinerja Naik ke Kategori Sangat Baik

Ia menjelaskan bahwa tantangan pembangunan daerah kedepannya salah satunya yakni pada tingginya jumlah penduduk Kabupaten Gowa yang hingga akhir Desember 2025 tercatat sebanyak 825.369 jiwa. Bahkan diproyeksikan terus meningkat.

Kondisi tersebut berdampak pada tingkat pendapatan per kapita dan menuntut strategi pembangunan yang adaptif serta berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Gowa, lanjutnya, terus mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), salah satunya melalui pengembangan sektor pariwisata serta penguatan potensi pendapatan asli daerah.

Sementara, Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Sujaddan menambahkan, forum konsultasi publik merupakan bagian penting dalam tahapan penyusunan RKPD, sekaligus amanat regulasi yang harus dilaksanakan secara partisipatif.

Baca Juga : Fokus Pada Ruang Dialog, Plt Kadis Kominfo Sulsel Luruskan Soal Wacana Satgas Penanganan Demonstrasi

Rancangan awal RKPD Tahun 2027, kata dia, disusun dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperoleh masukan dan saran konstruktif terkait arah pembangunan daerah.

“Kami bahas bersama para pemangku kepentingan melalui forum konsultasi publik guna menghimpun masukan dari berbagai lapisan masyarakat agar rencana pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” jelas Sujaddan.

Ia menambahkan forum ini menjadi ruang komunikasi yang interaktif, multi-aktor, dan multisektor dalam menampung aspirasi masyarakat sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah di periode 2027 mendatang.

Baca Juga : Fokus Pada Ruang Dialog, Plt Kadis Kominfo Sulsel Luruskan Soal Wacana Satgas Penanganan Demonstrasi

Penyusunan prioritas pembangunan Kabupaten Gowa juga akan diselaraskan dengan kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah pusat guna menciptakan kesinambungan arah pembangunan.

“Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyatukan gagasan dan memastikan prioritas pembangunan daerah selaras dengan kebijakan provinsi dan pusat, sekaligus tetap mengakomodasi kebutuhan masyarakat Kabupaten Gowa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sujaddan menekankan bahwa tujuan utama forum ini adalah menghimpun saran, masukan, serta komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga : Fokus Pada Ruang Dialog, Plt Kadis Kominfo Sulsel Luruskan Soal Wacana Satgas Penanganan Demonstrasi

Melalui forum konsultasi publik ini, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap tercipta sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

“Mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pengawasan dengan tata kelola pemerintahan yang baik demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa,” tutupnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646