REPUBLIKNEWS.CO.ID, MOROWALI – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Suhardi, bersama Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka, Evi Suhardi, beserta jajaran, melakukan kunjungan kerja ke PT Vale IGP Morowali, Sabtu (25/1/2025).
Kunjungan ini menegaskan dukungan strategis TNI terhadap program ketahanan pangan dan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia.
Kunjungan ini tidak hanya bertujuan mempererat sinergi lintas sektor, tetapi juga mempertegas komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem yang mendukung keberhasilan proyek pengembangan PT Vale di Morowali.
Baca Juga : Anggaran Infrastruktur Untuk Seko Luwu Utara Capai Rp68 Miliar, Gubernur Sulsel: Insya Allah 2026
Proyek ini menjadi salah satu tulang punggung dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Sebagai bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), PT Vale Indonesia Tbk melalui Proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali aktif mendorong pengembangan masyarakat dan ketahanan pangan melalui program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan (PSRLB).
Dengan konsep pertanian organik yang melibatkan padi, sayuran, dan tanaman herbal, program ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi lokal. Selain itu, PT Vale mendukung sektor ekonomi kreatif melalui pengembangan produk lokal, seperti minuman tradisional dan hasil pertanian khas Morowali.
Baca Juga : Kerja Nyata Munafri-Aliyah Sepanjang Tahun 2025: 105 Ruas Jalan Diaspal, 116 Drainase Dibangun
Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir menegaskan komitmen perusahaan untuk keberlanjutan daerah.
“Kami sangat mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang telah berjalan dengan baik di Morowali. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, kami berharap dapat menciptakan dampak positif yang nyata, baik dalam penguatan ketahanan pangan maupun pemberdayaan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Menurut Wafir, peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, sangat krusial untuk menjamin keberhasilan Proyek Strategis Nasional ini.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
“Kami percaya kolaborasi lintas sektor akan menciptakan stabilitas dan keberlanjutan proyek. Sinergi ini juga memastikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar operasi kami,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Suhardi menyoroti pentingnya keselarasan antara sektor pangan dan proyek strategis nasional lainnya.
“Morowali adalah lokasi strategis dengan potensi besar. Proyek seperti ini harus mendukung integrasi ketahanan pangan, energi, dan air untuk menciptakan kemajuan yang menyeluruh,” ujarnya.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
Ia juga mengapresiasi peran PT Vale dan masyarakat yang bersinergi dalam mencapai tujuan nasional.
“Seperti lidi dalam satu ikatan sapu, tantangan dapat kita hadapi bersama. Saya optimistis proyek ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi bangsa,” tegasnya.
Rangkaian kunjungan tersebut juga melibatkan penanaman padi musim ke-7 di lahan pertanian binaan PT Vale di Ululere, Bungku Timur, serta kunjungan ke Galeri Bansala, pusat produk organik binaan PT Vale. Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan manfaat langsung bagi masyarakat lokal dan memperkuat pondasi ekonomi nasional.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, proyek PT Vale IGP Morowali tidak hanya menjadi pilar pertumbuhan ekonomi nasional tetapi juga model kolaborasi berkelanjutan yang berdampak langsung pada masyarakat dan lingkungan. (*)
