REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, meminta pengembangan investasi di wilayahnya dapat menyerap masyarakat lokal sebagai tenaga kerjanya.
Salah satunya dengan hadirnya Permandian Je’ne Tallasa 2 Sileo di Kecamatan Bajeng. Hal tersebut disampaikannya di sela-sela menghadiri persemian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan balon ke udara.
“Keberadaannya ini diharapkan mampu menerap tenaga kerja masyarakat sekitar dan berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya, di sela-sela peresmian, Senin (20/12/2021).
Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa
Ia mengatakan, kehadiran permandian tersebut yang berada di antara Desa Paraikatte dan Desa Pabentengan, Kecamatan Bajeng ini menjadi objek wisata ke-101 yang ada di Kabupaten Gowa.
“Salah satu cara untuk meningkatkan PAD yakni pada sektor pariwisata, karena begitu pariwisata berkembang maka seluruh pajaknya menjadi milik kabupaten. Itulah kenapa kita menggalakkan pariwisata karena semakin besar kemampuan daerah maka semakin banyak masyarakat yang bisa kita bantu dan banyak juga program yang bisa kita hadirkan,” ungkap Bupati Adnan.
Selain untuk peningkatan PAD, Adnan yakin kehadiran permandian Je’ne Tallasa ini juga menyerap tenaga kerja yang otomatis akan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Gowa. Terlebih di masa pandemi Covid-19 yang berdampak besar terhadap turunnya pendapatan masyarakat.
Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL
“Kita yakin selama pandemi ini masih banyak yang kehilangan pekerjaan dan pendapatan sehingga hadirnya objek wisata baru ini selain menaikkan PAD juga berkontribusi untuk menyerap tenaga kerja di wilayah Kalbupaten Gowa,” jelas Adnan.
Olehnya ia berharap permandian Je’ne Tallasa 2 ini akan memberikan kehidupan yang baik khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar daerah permandian.
“Tentu saya atas nama pemerintah mengapresiasi ini karena mampu menghadirkan permandian yang bermanfaat kepada seluruh lapisan masyarakat. Semoga permandian ini memberikan kehidupan kepada masyarakat sekitar sesuai dengan arti Je’ne Tallasa yaitu air kehidupan,” harapnya.
Baca Juga : Aset Perbankan di Sulampua Tumbuh 4,26 Persen, Bukukan Rp572,44 Triliun
Sementara Ketua Panitia, Azisah Aulia mengungkapkan Permandian Je’ne Tallasa 2 ini memiliki luas tujuh hektar dengan berbagai wahana dan fasilitas yang dihadirkan termasuk aula dan kamar atau penginapan.
“Alhamdulillah di tanggal yang sama di 2016 lalu kita meresmikan Permandian Je’ne Tallasa yang pertama dengan luas tiga hektar dan hari ini kita meresmikan Permandian Je’ne Tallasa 2 dengan luas tujuh hektar dan tersedia aula dan penginapan tujuh kamar,” katanya. (Rhy)
