“Ada sebuah penelitian yang mengatakan bahwa di suhu 20 derajat celcius itu akan memudahkan konsentrasi, dengan begitu kami nilai Malino sangat cocok dijadikan lokasi pembangunan pondok pesantren ini,” terangnya.
Rahmat juga mengapresiasi atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gowa dan dirinya berharap pembangunan pondok pesantren berbasis wisata ini bisa segera terlaksana. Bahkan dirinya optimis pembangunan pondok pesantren tersebut akan mampu membuat nama Kota Malino semakin dikenal.
“Alhamdulillah respon dari pemerintah daerah sangat luar biasa. Ini merupakan kebahagiaan bagi kami mendengar respon dan dukungan untuk pembangunan tersebut,” ungkapnya.
Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja
Sementara Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa Kamsina menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya Kabupaten Gowa sebagai lokasi pengembangan pondok pesantren.
“Saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya dan niat baiknya untuk membangun Kabupaten Gowa. Mudah-mudahan apa yang menjadi rencana ini bisa terwujud karena ini nantinya juga akan dinikmati oleh anak cucu kita kedepannya,” tegasnya. (Rhy)
