REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Gerakan menanam pohon dianggap penting dalam menjaga kelestarian hutan, terutama dalam mendukung ketersediaan air.
Hal ini mendasari pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ) untuk melakukan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia ke XXI Tahun 2021. Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.
“Penanaman pohon ini penting dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian dan ketersediaan air, khususnya di wilayah kita,” katanya usai melakukan penanaman pohon di Arboretum II Bendungan Bili-bili Kecamatan Parangloe, Senin (22/03/2021).
Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat
Lanjutnya, apalagi bencana alam seperti banjir ataupun longsor salah satunya disebabkan hutan yang mulai gundul karena kurangnya pepohonan di hutan.
“Kita berharap apa yang ditanam hari ini bisa terpelihara dan terjaga. Menanam pohon hari ini wujud kepedulian bagi anak dan cucu kita dimasa akan datang,” katanya lagi.
Beragam pohon ditanam di antaranya jenis durian, mangga thailand, rambutan, sukun nangka mini, kurma ajwa, dan jambu kristal merah. Pohon ini merupakan tanaman yang bernilai ekonomis. Sehingga diharapkan memiliki manfaat lebih bagi masyarakat.
Baca Juga : Pinjaman Daring Masyarakat di Sulampua Naik 41,47 Persen, Bukukan Rp6,60 Triliun
” Pohon yang saya tanam dan pohon-pohon lainnya selain bermanfaat untuk konservasi alam sekaligus diharapkan memiki nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar lokasi ini,” ujarnya.
Sementara, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Adenan Rasyid menyebutkan, pohon yang ditanam saat ini sebanyak 160 pohon dari jumlah keseluruhan 1.160 yang akan ditanam dalam memperingati kegiatan ini oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang.
“Pohon durian yang ditanam oleh Bupati Gowa bersama forkopimda dan beberapa eleman masyarakat merupakan satu dari 160 pohon yang direncanakan untuk ditanam hari ini ,” katanya. (Rhany)
