REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar, secara kontinyu melakukan kerja-kerja kongkrit untuk mengurangi beban korban bencana banjir di kota Makassar.
Dr Syamsu Rizal MI, selaku ketua PMI Kota Makassar meminta kepada seluruh personel PMI kota Makassar untuk sigap dan tanggap disegala situasi.
Dikoordinatori oleh Irwan Ade Saputra (IAS), PMI Kota Makassar memberikan sejumlah bantuan logistik ke dua titik siaga banjir, yakni di bantaran sungai jeneberang jl. mallengkeri dan wilayah antang.
Baca Juga : Rukita Ekspansi ke Indonesia Timur, Resmikan Hunian Coliving Modern di Makassar
Pembagian logistik berupa Sembako dan juga pakaian layak pakai merupakan lanjutan dari hasil evakuasi yang dilakukan sejak Selasa kemarin.
“Hari ini, kita fokus memastikan korban dampak banjir dapat terpenuhi kebutuhan mendasar terkait makanan serta pakaian,” ujar IAS. Rabu (23/01/2019).
Untuk wilayah bantaran sungai jeneberang, dialokasikan bantuan untuk 170 KK, yang berada di sepanjang tanggul sekitar Jl Mallengkeri serta dg tata.
Baca Juga : OJK Kini Libatkan LPS Lakukan Survei Literasi dan Inklusi Keuangan
“Posko PMI ditempatkan di Mallengkeri 3 Kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate, untuk wilayah titik bantaran sungai, dan sejak kemarin telah disiapkan tenda-tenda pengungsian,” lanjutnya. (rls)
