0%
logo header
Selasa, 16 Agustus 2022 11:52

Polisi Lakukan Mapping Medsos Ungkap Kematian Nelayan Desa Satiruk

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Petugas bersama warga saat mengevakuasi jenazah nelayan Desa Satiruk yang ditemukan di kelotok miliknya.(Istimewa)
Petugas bersama warga saat mengevakuasi jenazah nelayan Desa Satiruk yang ditemukan di kelotok miliknya.(Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KOTAWARINGIN TIMUR – Tim gabungan dari Polres Kotim telah memeriksa sejumlah saksi, dalam upaya mengungkap kasus kematian nelayan Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Ada lima orang yang diperiksa dalam penyelidikan kasus tersebut”, ungkap Kasat Reskrim Polres Kotim AKP I Gede Bagus Atmaja, Senin (15/08/2022).

“Yang diperiksa, dua orang laki-laki yang ikut melakukan pencarian dan pertama kali menemukan korban dan satu orang laki-laki kakak ipar korban serta satu orang lagi yaitu istri korban yang juga turut diperiksa”, jelas Gede.

Baca Juga : Musda Kosgoro 1957 Sulsel Tunda Pemilihan Ketua, Penjaringan Bakal Calon Dimatangkan

Kapolres Kotim AKBP Sarpani mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan, bahkan dengan melakukan mapping media sosial.

“Kita juga sudah melakukan mapping teknologi, mapping medsos, semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat terungkap, belasan saksi kita periksa, motifnya masih kita selidiki, yang jelas disitu tergambar adalah penganiayaan dan mengakibatkan kematian”, ungkapnya.(*)

Penulis : Tommy Barito
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646