0%
logo header
Kamis, 06 November 2025 08:44

Program Kota Event Hidupkan UMKM, Angka Pengangguran Terbuka Parepare Turun Jadi 4,98 Persen

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Data BPS
Ket: Data BPS

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Parepare kembali menurun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, TPT Parepare per Agustus 2025 tercatat 4,98 persen, turun dari 5,23 persen pada Agustus 2024.

Kepala BPS Parepare, Dian Ernawaty, menjelaskan bahwa penurunan ini menandakan perbaikan kondisi ekonomi daerah, terutama pada sektor perdagangan dan jasa.

“Parepare merupakan kota jasa dan perdagangan. Setelah masa pandemi dan penyesuaian ekonomi, lapangan kerja di sektor informal dan UMKM kembali tumbuh. Hal itu terlihat dari peningkatan penyerapan tenaga kerja di dua sektor tersebut,” kata Dian saat dihubungi, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga : Pemkot Parepare Tegaskan THR dan Gaji ke-13 Guru Tetap Terbayarkan

Menurutnya, tren positif ini juga dipengaruhi oleh stabilitas investasi di sektor perikanan, jasa transportasi, serta ekonomi kreatif yang banyak menyerap tenaga kerja muda.

Namun Dian menilai Parepare masih menghadapi tantangan dalam penyesuaian antara keterampilan tenaga kerja dan kebutuhan industri.
“Penurunan TPT ini menggembirakan, tetapi keberlanjutannya tergantung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menyambut positif capaian tersebut. Ia menyebut turunnya angka pengangguran menjadi 4,98 persen merupakan hasil sinergi kebijakan lintas sektor, terutama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Parepare Raih Dua Penghargaan Prestisius dari Kemenkumham Sulsel, Terbaik Perencanaan Perda dan Tercepat Bentuk Posbakum

“Program pelatihan kerja, bantuan modal UMKM, dan penataan kawasan ekonomi baru yang digagas Wali Kota mulai menunjukkan hasil. Ini bukti arah kebijakan pembangunan kita berada di jalur yang benar,” ungkap Hamka.

Ia menambahkan, salah satu kebijakan strategis yang memberi dampak besar adalah program Wali Kota menjadikan Parepare sebagai Kota Event. Melalui program ini, berbagai kegiatan berskala lokal, regional, hingga nasional digelar secara rutin dengan melibatkan ribuan pelaku UMKM di bidang kuliner, kerajinan, dan ekonomi kreatif.

“Setiap event besar memberi efek berganda bagi perekonomian. UMKM hidup, tenaga kerja terserap, dan perputaran uang di daerah meningkat. Ini memperkuat posisi Parepare sebagai kota jasa dan perdagangan,” jelasnya.

Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Tim Pasar Murah Natal dan Tahun Baru, Salurkan 700 Paket untuk 22 Kelurahan

Pemerintah Kota Parepare, kata Hamka, akan terus memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan pendidikan vokasi.
“Kami ingin generasi muda Parepare siap kerja dan memiliki ruang untuk berwirausaha. Targetnya, pada 2026 tingkat pengangguran bisa turun di bawah 4,5 persen,” pungkasnya.

Berdasarkan data BPS, TPT Provinsi Sulawesi Selatan pada Agustus 2025 tercatat 4,21 persen. Angka Parepare yang sedikit di atas rata-rata provinsi tetap menempatkan kota ini sebagai salah satu daerah dengan kinerja penyerapan tenaga kerja yang baik di wilayah utara Sulawesi Selatan.(*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646