0%
logo header
Sabtu, 21 Mei 2022 22:54

Puluhan Petugas Pelayanan Publik Pemkab Gowa Ikut Peningkatan Kapasitas

Puluhan petugas pelayanan publik diberikan bimbingan peningkatan kapasitas. (Istimewa)
Puluhan petugas pelayanan publik diberikan bimbingan peningkatan kapasitas. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sebanyak 80 petugas layanan publik yang ada dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa ikut peningkatan kapasitas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Menciptakan Pelayanan Prima di Aula Padivalley, Kecamatan Pattallassang.

Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Kabupaten Gowa Sujjadan mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah dan unit kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. Di mana mereka merupakan petugas-petugas layanan yang ada pada loket layanan (front office).

“Mereka terdiri dari delapan dinas atau badan dan 26 UPT puskesmas dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang,” katanya di sela-sela kegiatan, Sabtu (21/05/2022).

Baca Juga : Dukung Komitmen Presiden RI Hapus Kemiskinan Ekstrem, Bupati Gowa: Searah Kebijakan Daerah

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya menghadirkan beberapa materi dan narasumber yang ahli di bidangnya. Antara lain materi “Merubah Pola Pikir ASN Pelaksana Pelayanan” yang dibawakan oleh Direktur Utama PT Jamkrida Sulsel, Mulyan Palubuhu. Kemudian materi “Membangun Sikap dan Perilaku Pelaksana Layanan” yang disampaikan oleh Misriadi Mise dari Lembaga Peak Performance Indonesia.

“Dengan bimtek ini kita harapkan dapat meningkatkan kemampuan para petugas pelayanan publik kepada masyarakat,” harapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina mengatakan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Gowa 2021-2026, telah ditetapkan misi yaitu mengembangkan tata kelola pemerintahan inovatif, melalui reformasi birokrasi dan pelayanan publik berkualitas.

Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan

Sesuai dengan misi tersebut kata Kamsina, Pemerintah Kabupaten Gowa memprioritaskan kebijakan pada bidang pelayanan publik. Salah satunya, mengintegrasikan berbagai pelayanan publik untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan jangkauan kenyamanan dan keamanan pelayanan melalui penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik dan pos pelayanan publik.

“Dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang terintegrasi peran petugas layanan merupakan kunci keberhasilan program tersebut. Sehingga penerapan budaya pelayanan prima oleh petugas layanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat akan memberikan persepsi positif terhadap pelayanan yang diterimanya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kamsina menjelaskan penerapan budaya pelayanan prima dapat dilaksanakan melalui perubahan pola pikir dan sikap perilaku petugas layanan. Olehnya salah satu upaya pemerintah Kabupaten Gowa dalam pengembangan budaya pelayanan prima yakni melalui penyelenggaraan bimbingan teknis budaya dan pelaksana layanan yang bertugas pada garis terdepan memberikan layanannya kepada masyarakat.

Baca Juga : Warga Gowa Diminta Waspadai Curah Hujan Tinggi

“Kegiatan ini sangat bagus dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada petugas layanan tentang pelaksanaan budaya pelayanan prima, yang seharusnya diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, petugas layanan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Olehnya ia berharap, para peserta yang hadir dapat mengikuti kegiatan dengan baik agar pelayanan dan persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik di Kabupaten Gowa juga akan menjadi lebih baik.

“Peserta yang hadir ini menjadi cerminan terhadap pelayanan di Gowa, sehingga kami minta untuk memahami dengan baik budaya pelayanan prima ini, agar dapat diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan harapan masyarakat untuk mendapatkan layanan yang memuaskan dapat kita wujudkan,” harapnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646