0%
logo header
Jumat, 26 Juni 2020 17:42

Pupuk Urea Menghilang di Peredaran, Petani di Soppeng Menjerit di Sosial Media

La Saddam
Editor : La Saddam
Sawah di Kabupaten Soppeng.
Sawah di Kabupaten Soppeng.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Kalangan petani di Soppeng menjerit, pasalnya pupuk jenis Urea hilang dari peredaran.

Muh. Tang, warganet, mengeluhkan kelangkaan pupuk Urea lewat grup akun media sosial Facebook Berita Kejadian Kabupaten Soppeng (BKKS).

“Kemana pupuk Urea menghilang di Kecamatan Liliriaja. Normalnya sudah pemupukan kedua, tapi yang pertama saja belum, karena pupuk menghilang. Gimana hasil mau meningkat kalau seperti ini. Pihak terkait tolong bantu kami, petani Soppeng, Kecamatan Liliriaja, Kelurahan Galung,” tulisnya.

Baca Juga : OJK Sulselbar Beri Literasi Keuangan ke Kelompok Tani dan Nelayan di Takalar

Kasman Singo, netizen lainnya, yang menanggapi, menyarankan agar tidak menggunakan pupuk Urea bersubsidi.

“Kalau mau puas pupuk tanamannya, belilah pupuk yang tidak bersubsidi. Banyak di gudang, kok,” ucapnya.(Yusuf)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646