REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Ratusan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa mengikuti Orientasi Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN Bagi PPPK.
Para PPPK ini merupakan pegawai yang lolos pada Formasi 2022. Dalam kegiatan orientasi tersebut bekerjasama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, seluruh PPPK yang mengikuti orientasi ini agar dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan mampu menjadi ASN yang disiplin, kompetitif melalui penerapan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) Berakhlak dalam menghadapi persaingan.
Baca Juga : Golkar Luwu Utara Menyusul, Appi Kini Kunci 20 Dukungan DPD II Golkar se-Sulsel
“Semoga dengan orientasi ini PPPK dapat meningkatkan kualitasnya, selalu upgrade ilmunya, dan menjadi ASN yang inovatif atau tidak monoton. Karena akan terbentuk aparatur yang memiliki keahlian dan keterampilan serta mampu berperan sebagai motivator,” katanya, di sela-sela membuka secara simbolik, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (17/072024).
Adnan mengungkapkan, berdasarkan UU nomor 20 tahun 2023 tentang ASN, yaitu PPPK mempunyai hak yang sama dengan ASN. Bahkan, PPPK bukanlah ASN nomor dua, tetapi memilki hak tugas dan tanggung jawab yang sama dengan ASN.
“Jadi anda jangan sampai minder dengan ASN. PPPK adalah warga negara yang telah memenuhi syarat untuk diangkat berdasarkan perjanjian kerja dalam waktu tertentu dalam rangka menjalankan tugas pemerintahan,” tegasnya.
Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan
Adnan menjelaskan, dalam perjanjian kerja PPPK setiap daerah berbeda-beda. Dirinya menyebutkan ada pemerintah daerah yang membuat kontrak satu tahun, dua tahun, dan lainnya yang kemudian akan dilakukan evaluasi.
“Khusus kita di Kabupaten Gowa membuat perjanjian kerja PPPK untuk jangka satu tahun kedepan. Dalam pelaksanaan setiap tahun akan dilaksanakan evaluasi kinerja sebagai bahan pertimbangan perpanjangan kontrak,” jelasnya.
Ia menjelaskan, PPPK merupakan salah satu unsur sumber daya aparatur yang mempunyai peranan dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Sehingga, pelaksanaan orientasi ini untuk membentuk sosok PPPK dengan perilaku yang penuh dengan kesetiaan, taat kepada negara, bermoral dan beretika baik.
Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca, Munafri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
“Serta profesional, dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik,” katanya.
Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa Zubair Usman menyebutkan, jumlah PPPK Formasi Tahun 2022 yang akan mengikuti orientasi sebanyak 902 orang. Dimana mereka tersebar di beberapa SKPD.
“Namun yang terbesar itu yang ada di pelayanan dasar, seperti dinas pendidikan, dan dinas kesehatan,” ungkapnya.
Baca Juga : Target Rampung April 2026, Perbaikan Jalan Ruas Paleteang-Malimpung-Batas Enrekang Terus Dikebut
Ia menjelaskan, untuk masa orientasi akan dilaksanakan sekitar satu bulan dengan metode blended learning yaitu luring dalam kelas, dan daring melalui zoom meeting.
“Insya Allah ratusan pegawai ini akan terbagi menjadi 22 angkatan. Kemudian, per-angkatannya kurang lebih tiga hari melaksanakan pertemuan tatap muka, sisanya dalam jaringan,” tambahnya.
