0%
logo header
Minggu, 21 November 2021 08:32

Ribuan Keturunan Raja Bone ke-16 Hadir di Pertemuan Akbar, Ada Dari Malaysia dan Singapura

La Saddam
Editor : La Saddam
Pertemuan Keturunan Raja Bone ke-16 berlangsung di Planet Cinema, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Macanang, Kabupaten Bone, Sabtu (20/11/2021).
Pertemuan Keturunan Raja Bone ke-16 berlangsung di Planet Cinema, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Macanang, Kabupaten Bone, Sabtu (20/11/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Ribuan keturunan atau wijanna Puatta La Patau Matanna Tikka Matinro E RI Nagauleng Raja Bone ke XVI dan Datu Soppeng ke 18 melakukan pertemuan akbar sedunia di Kabupaten Bone.

Berlangsung di Planet Cinema, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Macanang, Kabupaten Bone, Sabtu (20/11/2021), pertemuan tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dalam pertemuan ini dihadiri para wijanna Matanna Tikka dari berbagai wilayah. Mulai dari Kabupaten Gowa, Kabupaten Wajo, negara Malaysia dan Singapura, Provinsi Sumatera, dan Kalimantan, hingga beberapa daerah lainnya.

Sekadar diketahui La Patau Matanna Tikka adalah Raja Bone XVI yang menjabat pada tahun 1696 hingga 1714, menggantikan Arung Palakka. Gelaran nama panjang La Patau adalah La Patau Matanna Tikka, Sultan Alimuddin Idris, Walinonoe To Tenribali Malae Sanrang, Matinroe ri Nagauleng.

Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa

Wakil Ketua Panitia Pertemuan Akbar Andi Pomal Pawi mengatakan, pertemuan tersebut merupakan silaturahmi wijanna (keturunan) Matanna Tikka yang ada di seluruh dunia. Kegiatan ini pun merupakan kegiatan yang pertama kalinya dilaksanakan dalam rangka merawat silaturahmi antar wijanna.

“Ini baru pertama kali kita buat. Mudah-mudahan acara ini kedepan bisa berlanjut. Bahkan menjadi agenda rutin,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bone ini mengatakan, dalam pertemuan tersebut dilakukan tuddang sipulung untuk membahas terkait jangka panjang kegiatan tersebut.

Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL

“Ini untuk mempererat taki silaturahmi antar keturunan (wijanna) minimal diharapkan apa yang menjadi perjuangan para raja dahulu bisa dilanjutkan wijanna-wijanna ini sesuai perkembangan zaman yang berlaku,” katanya.

Ia mengaku, pemerintah sangat mendukung berlangsungnya kegiatan ini. Sebab mampu merekatkan persaudaraan dan silaturahmi sesama keturunan La Pa Tau Matanna Tika, Raja Bone ke-16.

“Pemerintah tentu sangat mendukung. Kedepan kegiatan ini bisa terus berlanjut, untuk saling support dan mendukung sesama keluarga atau wija La Pa Tau Matanna Tika,” tutupnya. (Rhy)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646