0%
logo header
Selasa, 13 April 2021 12:32

Salat Tarawih di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Gowa Ingatkan Taat Protokol Kesehatan

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menyampaikan sambutan pada pelaksanaan shalat tarawih berjamaah di Masjid Agung Syekh Yusuf Sungguminasa, Senin (12/04/2021) malam kemarin. (Istimewa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menyampaikan sambutan pada pelaksanaan shalat tarawih berjamaah di Masjid Agung Syekh Yusuf Sungguminasa, Senin (12/04/2021) malam kemarin. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Setelah pemerintah pusat melalui sidang Isbat menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Selasa (13/04/2021) hari ini, pelaksanaan ibadah tarawih di Masjid mulai dilaksanakan.

Pasalnya pada Ramadan 1442 Hijriah ini pemerintah pusat memberikan izin untuk melakukan salat tarawih meski masih berada di tengah pandemi Covid-19.

Adanya kebijakan ini, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan pun melakukan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat Kabupaten Gowa, di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (12/04/2021) kemarin.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat

Adnan mengatakan, bertemu Ramadan saat ini merupakan suatu kebahagiaan bagi dirinya. Sebab, Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, segala ibadah pahalanya dilipatgadakan dan menjadi bulan untuk mengintropeksi diri.

“Alhamdulillah pemerintah pusat telah menetapkan Ramadan jatuh pada Selasa (hari ini). Sehingga kita patut berbangga dan berbahagia karena tahun ini kita diberikan kesempatan untuk shalat tarawih berjamaah,” ungkapnya.

Dirinya mengajak masyarakat agar pada Ramadan banyak-banyak mengucapkan syukur. Karena, jika dibandingkan tahun lalu dimana seluruh masyarakat tidak diperbolehkan melakukan salat jamaah dan buka puasa di masjid dikarenakan pandemi Covid-19. Namun tahun ini berdasarkan edaran Kementerian Agama masyarakat Indonesia termasuk di Kabupaten Gowa telah diperbolehkan melakukan tarawih dengan catatan penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

“Makanya saya sangat berharap masyarakat bisa patuh dengan aturan ini. Karena jika tahun lalu kita tidak bisa buka puasa dan tarawih secara bersama-sama, tetapi tahun ini kita diberikan kesempatan asal kita bisa disiplin dengan aturan tersebut, seperti menjaga jarak saf dan menggunakan masker,” tegasnya.

Sementara, salah satu warga yang ikut melakukan tarawih, Haslinda merasakan hal yang sama. Ia mengaku bahagia karena dibukanya kembali rumah-rumah ibadah di bulan suci Ramadan tahun ini. Meskipun dengan penerapan protokol kesehatan.

“Masyaallah rasanya sangat bersyukur karena tahun ini tempat ibadah bisa dibuka kembali. Kami sebagai umat muslim berbahagia karena bisa bersilaturahmi, menunaikan ibadah bersama keluarga dibandingkan tahun lalu yang ibadahnya di rumah saja,” ungkapnya. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646