REPUBLIKNEWS.CO.ID, Kendari – Satu anak inisial AH (10) mendapatkan musibah tertimpa tiang bangunan di salah satu kos-kosan lantai dua lorong damai depan kampus UHO, Jum’at (11/12/2020).
Menurut keterangan saksi, Juhardin (19) mengatakan, dirinya melihat korban dari jauh dengan darah berhamburan di lantai.
“Saya datang jalan-jalan di kosnya temanku, pas tiba di sini saya lihat ini anak tertimpa dan banyak sekali darah yang keluar,” ujarnya.
Setelah melihat korban, sambungnya, ia langsung memanggil teman-temannya untuk memberikan pertolongan, namun korban diketahui sudah kehilangan nyawa akibat kepalanya tertindis tiang.
“Saya langsung turun kebawah panggil teman-temanku, setelah kita cek kondisinya, ternyata sudah meninggal dan kepalanya ditindis tiang bangunan,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kepala SPKT Polres Kendari Ipda Aldiansyah Asad mengatakan, tidak ada yang melihat langsung korologi kejadian yang menyebabkan korban tertimpa tiang bangunan.
“Tadi ada beberapa saksi yang sudah dimintai keterangannya. Tapi semuanya hanya melihat pada saat korban sudah meninggal,” ujarnya, saat ditemui awak media.
Untuk selanjutnya, kata Aldiansyah, korban akan di bawa ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan visum.
“Kami akan koordinasikan dengan pihak keluarga korban untuk dilakukan visum ke RS. Bhayangkara,” tambahnya.
“Informasi selanjutnya, kita tunggu keterangan penyidik,” pungkasnya. (Akbar Tanjung)
Regional
20 Januari 2026 18:55
