0%
logo header
Senin, 15 Agustus 2022 13:29

Seleksi Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pemkab Gowa Masuk Tahap Asesment

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Puluhan ASN Pemkab Gowa mengikuti proses asesmen untuk lelang jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Gowa yang berlangsung di Baruga Tinggimae, Rujab Bupati Gowa, Senin (15/08/2022). (Dok. Humas Gowa)
Puluhan ASN Pemkab Gowa mengikuti proses asesmen untuk lelang jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Gowa yang berlangsung di Baruga Tinggimae, Rujab Bupati Gowa, Senin (15/08/2022). (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Proses lelang terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang dibuka Pemerintah Kabupaten Gowa kini memasuki tahapan proses asesmen.

Pada tahapan ini 15 peserta yang merupakan Aparatur Sipil Negera (ASN) lingkup Pemkab Gowa ikut tahapan tersebut. Proses asesment dilakukan tiga assesor dari Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wilayah IV Makassar.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, proses assessment ini menjadi bagian yang sangat penting untuk menentukan apakah peserta yang berhasil mengikuti tahapan ini cocok atau tidak cocok dalam menjabat jabatan yang didaftarkannya.

Baca Juga : Musda Kosgoro 1957 Sulsel Tunda Pemilihan Ketua, Penjaringan Bakal Calon Dimatangkan

“Ini menjadi referensi kira-kira peserta yang ikut asesment cocoknya di tempatkan di dinas mana,” katanya di sela-sela pembukaan yang berlangsung di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jalan Beringin, Sungguminasa, Senin (15/08/2022).

Dari hasil asesmen ini nantinya akan keluar tiga besar yang kemudian akan menjadi kewenangan kepala daerah setempat, baik dalam hal ini bupati maupun walikota untuk menentukan satu orang yang akan menduduki suatu jabatan tersebut.

Dalam proses lelang terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama ini ada 10 jabatan yang disiapkan. Masing-masing Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten (BAPEDA), Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Baca Juga : Sulawesi Cup Race Sukses Digelar di Sidrap, Putaran Uang di UMKM Capai Miliaran Rupiah

“10 jabatan yang dilakukan lelang ini ada yang pejabatnya pensiun, ada yang mengundurkan diri karena pindah ke universitas dan ada juga dari mutasi jabatan,” ungkapnya.

Adnan meminta agar puluhan ASN yang ikut asesmen ini dapat bersungguh-sungguh. Sehingga dapat menghasilkan pejabat-pejabat lingkup Pemkab Gowa yang mampu bekerja dengan baik dan mengikuti perkembangan zaman untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV Makassar Agus Setiadi mengatakan, pihaknya akan membantu Pemkab Gowa untuk menghasilkan calon-calon pejabat yang baik.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng PERADI Perkuat Penegakan Hukum dan Perlindungan Warga

Dirinya juga menitipkan beberapa pesan kepada peserta seleksi ketika menjadi penjabat, seperti untuk berketuhanan yang maha esa.

“Kita punya tugas sebagai ASN dalam rangka menggapai cita-cita bangsa sebagaimana dalam Undang-Undang yaitu menjaga keutuhan negara, kemakmuran negara dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkapnya.

Selain itu, Agus Setiadi menyebutkan ASN atau pejabat harus memiliki kesehatan yang prima. Namun yang tidak kalah pentingya pejabat memiliki rencana menyelesaikan suatu persolan .

Baca Juga : Hadiri Muskotlub Perbakin, Ketua KONI Makassar Bicara Soal Bantuan Anggaran Cabor

“Terakhir, kita juga harus memiliki rasa empati yang tinggi untuk siapa dan untuk apa pun,” harapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina selaku Ketua Panitia Seleksi JPT mengatakan, tujuan uji kompetensi ini untuk menggali potensi yang dimiliki calon pejabat Lingkup Pemkab Gowa.

“Ini juga untuk menghasilkan proses seleksi calon pejabat pimpinan tinggi secara transparan, objektif, kompetitif dan akuntabel,” tambahnya.

Baca Juga : Hadiri Muskotlub Perbakin, Ketua KONI Makassar Bicara Soal Bantuan Anggaran Cabor

Lanjut Kamsina, assesmen tujuannya untuk menguji kemampuan para peserta baik itu tentang kepribadian dan tata cara pengambilan keputusan di dalam penugasannya dengan cara pengujian psikotes.

“Dari 15 peserta yang ikut dalam tahapan assesmen ini hanya diikut 14 peserta karena satu diantaranya dalam keadaan sakit,” terangnya.(*)

Penulis : Chaerani
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646