0%
logo header
Sabtu, 21 Februari 2026 00:49

Silaturahim Ramadhan : Bupati Buteng Ajak Warga Ngobrol Santai soal Masa Depan Daerah

Redakasi
Editor : Redakasi
Bupati Azhari dan Warga melakukan Buka Bersama di depan rujab bupati bupati
Bupati Azhari dan Warga melakukan Buka Bersama di depan rujab bupati bupati

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BUTON TENGAH – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah menggelar buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati, Kecamatan Lakudo, Jumat (20/2/2026). Acara yang dihadiri ribuan warga dari berbagai kecamatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian program pemerintah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mempertahankan program-program prioritas meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran tahun ini.

“Kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Kami telah menyiapkan 1.000 paket beras bersubsidi yang dialokasikan untuk masyarakat di wilayah Gu Timur dan Kelurahan Lakudo,” ujar Bupati Azhari.

Ia menjelaskan, ke depan pemerintah daerah juga berencana membangun fasilitas Bulog di Buton Tengah untuk mempermudah akses pangan masyarakat. “Di tengah keterbatasan, kita harus mencari solusi agar kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Azhari juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Buton Tengah menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Tenggara yang ditunjuk pemerintah pusat untuk menjalankan program “Sekolah Rakyat”. Program ini merupakan bagian dari pengembangan sektor pendidikan di daerah.

Sementara itu, di bidang ekonomi, Pemkab Buton Tengah tengah mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan yang akan dilengkapi dengan pabrik es dan pusat pengolahan hasil tangkapan laut. Upaya ini dilakukan untuk mendukung produktivitas nelayan setempat.

Bupati Azhari menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kecamatan Lakudo apabila dampak efisiensi anggaran menyebabkan penundaan pada beberapa program pembangunan. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus melobi pemerintah pusat agar Buton Tengah tetap mendapatkan alokasi program bantuan prioritas.

“Kita harus memiliki visi besar dengan belajar dari negara-negara maju dalam mengelola potensi daerah, mulai dari sektor pariwisata, perikanan, peternakan, hingga pertanian—khususnya pada komoditas unggulan seperti lobster, kepiting, ikan teri, dan jambu mete,” jelasnya.

Untuk mempererat persaudaraan antarwilayah, Pemkab Buton Tengah akan menggilir penugasan penceramah selama Ramadan. “Penceramah dari Lakudo akan ditugaskan berdakwah ke Mawasangka, begitu pula sebaliknya,” tutur Bupati Azhari.

Dalam rangka menjaga kekhusyukan ibadah selama bulan suci, pemerintah daerah telah menerbitkan surat edaran terkait larangan aktivitas tertentu selama Ramadan. Bupati Azhari juga memohon maaf atas segala kekurangan selama satu tahun masa kepemimpinannya.

“Kami tidak bisa bekerja maksimal tanpa dukungan dan doa dari seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Acara buka puasa bersama ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan secara simbolis kepada perwakilan masing-masing kecamatan. SK tersebut diberikan kepada Pengawas Madrasah Diniyah Taklimiyah Tahun 2026, Guru Ngaji, serta Tim Dakwah se-Kabupaten Buton Tengah.

Sebelum berbuka, ribuan jemaah yang hadir mengikuti tausiyah keagamaan dari Ustaz H. Mansur Hasan Basri. Turut hadir dalam acara ini Ketua TP PKK Kabupaten Buton Tengah, Wakapolres Buton Tengah, perwakilan DPRD Buton Tengah Samirun, para Pj Kepala Desa, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Acara diakhiri dengan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Buton Tengah, dilanjutkan dengan buka puasa dan salat magrib berjemaah.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646