REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa mendorong agar seluruh penanggung jawab teknis pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dapat menyusun Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) secara maksimal.
Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Kamsina mengatakan, pentingnya menyusun data dan bahan LPPD dengan baik dan sesuai prosedur sebab merupakan salah satu fase yang penting dalam siklus mekanisme penyelenggaraan pemerintah daerah. Apalagi ini telah diatur Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 bahwa kepala daerah wajib menyampaikan LPPD, LKPJ dan ringkasan LPPD.
“Makanya seluruh penjabat pembuat laporan harus diberikan bimbingan teknis. Sebab disitulah kita mampu menyamakan persepsi para pimpinan SKPD masing-masing penanggung jawab urusan untuk menyediakan sejumlah data yang lebih maksimal,” katanya.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Sehingga LPPD Kabupaten Gowa di tahun ini dapat lebih berkualitas dengan penyediaan data indikator kinerja kunci yang lebih optimal.
Kamsina menyebutkan, penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Gowa saat ini telah berjalan sesuai dengan semangat perubahan berdasarkan paradigma baru yang berkembang. Antara lain, penyelenggaraan pemerintahan yang berazaskan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas.
Lanjutnya, capaian yang telah dilaksanakan pada tahun terakhir penetapan peringkat Kabupaten Gowa oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berada pada peringkat ketiga. Sedangkan pemerintah pusat mengapresiasi dengan peringkat 12 secara nasional dengan skor 3,4906 pada hasil evaluasi LPPD 2018 dan 3,6618 di LPPD 2019.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan
“Walaupun nilainya masuk dalam kategori sangat tinggi akan tetapi jika dibandingkan dengan kabupaten lain di seluruh indonesia masih terdapat selisih beberapa angka dari peringkat pertama nasional,” lanjutnya.
Kepala Bagian Tata Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Zubair Usman mengatakan, pihaknya sebelumnya telah memberikan bimbingan teknis kepada 54 peserta dari local contact penyedia data LPPD dari masing-masing SKPD.
“Kegiatan ini untuk menuangkan komitmen dan persamaan dalam penyusunan LPPD secara lebih baik, karena LPPD ini merupakan indikator utama keberhasilan pemerintahan daerah,” terangnya. (Rhy)
