REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — SMA Negeri 20 Makassar yang berada di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, melakukan Panen Ikan Lele Dumbo hasil budidaya, pada Sabtu (02/04/2022).
Panen ikan lele Dumbo ini dilakukan oleh Kepala Sekolah bersama Guru dan warga sekitar Sekolah.
Namun sebelum dipanen, kolam lele Dumbo berukuran lebar 70 centimeter dan panjang 8 meter ini, airnya dikuras hingga kering.
Kepala Sekolah SMA Negeri 20 Makassar Mirdan Midding mengaku, jika budidaya ikan lele ini adalah salah satu program unggulan Gubernur Sulawesi Selatan.
“Budidaya ikan lele ini adalah program unggulan pemerintah provinsi yaitu Gubernur Sulawesi Selatan,” jelas Mirdan Midding.
Hasil dari budidaya ikan lele Dumbo ini, akan dibagikan kepada guru dan warga yang bermukim sekitar sekolah.
“Hasil dari budidaya ikan lele Dumbo ini, selain dibagikan untuk guru sekolah, ikan lele Dumbo ini juga dibagika kepada masyarakat yang bermukim disekitar sekolah,”Ungkap Mirdan Midding.
Dijelaskannya, budidaya ikan lele Dumbo di dalam halaman sekolah ini, sudah berlansung selama dua bulan lamanya. Sementara ikan yang dipanen ini baru berumur 50 hari.
Setelah memanen semua ikan lele Dumbo di bawa kolam, ikan seberat 50 kilo ini kemudian dikemas dalam kantong plastik lalu dibagikan kepada guru dan masyarakat.
“Kita bagikan 1 kilo setiap warga, ya sekitar 5 sampai 7 ekor ikan, tergantung bobot ikannya,” tamba Mirdan.
Lanjutnya, setelah panen ia berencana akan kembali mengisi kolam lele tersebut denga bibit baru.
“Rencananya kita akan kembali isi kolam tersebut dengan bibir Ika lele baru, dan semoga bisa panen setelah Ramadhan, dan kita akan membaginya kembali ke warga,” tutup Mirdan Midding.
Sementara itu, salah satu warga yang mendapat pemberian ikan lele dari sekolah mengaku jika ikan yang ia dapat akan diolah untuk santap sahur bersama keluarganya di hari puasa pertama Bulan Suci Ramadhan 1443 H yang jatuh pada 3 April 2022 sesua keputusan sidang Isbath Pemerintah.
“Saya mau masak buat santap sahur di hari pertama puasa Ramadhan,” tutur Ni Wayan Sujani, salah satu warga Barombong. (*)
