REPUBLIKNEWS.CO.ID, SIDRAP – Sulawesi Cup Race (SCR) sukses digelar di Sirkuit Puncak Mario, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu (17/1/2026) malam.
Event ini tidak hanya menjadi ajang balap motor bergengsi, tetapi juga membawa dampak langsung bagi pergerakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Ajang yang dibuka secara resmi oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif itu menghadirkan kurang lebih 400 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng PERADI Perkuat Penegakan Hukum dan Perlindungan Warga
Kehadiran ribuan penonton, tim, serta pendukung balap turut menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi sirkuit.
Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menuturkan bahwa penyelenggaraan event otomotif berskala regional ini sengaja diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, event besar harus menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha lokal.
“Setiap ada kegiatan seperti ini, UMKM bergerak. Penjualan meningkat dan perputaran uang di masyarakat ikut naik,” ujarnya.
Baca Juga : Hadiri Muskotlub Perbakin, Ketua KONI Makassar Bicara Soal Bantuan Anggaran Cabor
Ia menjelaskan jika setiap tim rata-rata membawa 10 orang personel, maka diperkirakan sekitar 4.000 orang datang ke Sidrap. Apabila setiap orang membelanjakan uangnya sekitar Rp1 juta per hari, maka perputaran uang di Sidrap bisa mencapai kurang lebih Rp4 miliar per hari.
“Dengan pelaksanaan selama tiga hari, total perputaran uang selama kegiatan berlangsung diperkirakan mencapai sekitar Rp12 miliar,” beber Syahar.
Menurut ketua harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel itu, sebelum ajang tersebut digelar pihaknya telah melakukan pembenahan Sirkuit Puncak Mario secara bertahap agar layak menjadi tuan rumah berbagai event.
Baca Juga : Usung Teknologi dari Jerman, Sidrap Maksimalkan Potensi Jadi Daerah Lumbung Telur
Mulai dari penataan lintasan, penerangan, hingga kawasan sirkuit dilakukan tidak hanya untuk kepentingan olahraga, tetapi juga untuk menciptakan ruang ekonomi baru bagi warga.
“Sulawesi Cup Race menjadi momentum berkumpulnya ribuan orang di Sidrap. Kondisi tersebut dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menjajakan berbagai produk, mulai dari kuliner hingga kebutuhan penonton dan peserta balap,” tambah Syahar.
Dirinya berkomitmen untuk terus menjadikan Sirkuit Puncak Mario sebagai pusat kegiatan otomotif yang berdampak langsung pada ekonomi lokal.
Baca Juga : Bupati Sidrap Tinjau Sentra Perikanan di Talumae, Sekali Panen Bisa Capai 20 Ton
“Ke depan, pemerintah daerah akan melanjutkan pembenahan fasilitas penunjang seperti tribun penonton, paddock, dan area parkir agar daya tampung pengunjung semakin besar dan peluang UMKM semakin luas,” jelasnya.
Penyelenggaraan Sulawesi Cup Race sendiri diharapkan menjadi contoh bahwa event olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi rakyat dan memperkuat posisi Sidrap sebagai daerah pendukung utama kegiatan otomotif di Sulawesi Selatan.
“Kami ingin setiap event yang digelar di Sidrap memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” demikian Syahar. (*)
