REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mengambil langkah konkret dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam kebencanaan.
Hal ini dilakukan dengan memfasilitasi Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Tanggap Darurat bagi Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Lurah Katimbang dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta masyarakat setempat.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi mengungkapkan, penyusunan SOP tanggap darurat merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketangguhan masyarakat di wilayah rawan bencana.
Baca Juga : Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah, 49.209 KK di Makassar Nikmati Iuran Sampah Gratis
“Kesiapsiagaan tidak bisa dibangun ketika bencana sudah terjadi. Harus dipersiapkan sejak dini agar respons lebih cepat dan dampak dapat diminimalkan. Kami berharap pelatihan ini benar-benar memberikan dampak nyata serta dapat diterapkan langsung di lapangan,” ujarnya, dalam keterangan resminya.
Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas aparatur kelurahan, anggota KSB, dan warga dalam menyusun serta menerapkan SOP tanggap darurat secara sistematis dan terukur. Khususnya, dalam menghadapi potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
“Dengan adanya SOP yang terstruktur, setiap unsur diharapkan memahami peran, alur koordinasi, serta tanggung jawabnya saat terjadi situasi darurat,” ujar Wisnu.
Baca Juga : Setahun SAR-Kanaah Nakhodai Sidrap, Sebanyak 87,7 Persen Warga Puas dengan Kinerjanya
Melalui program ini, PLN UIP Sulawesi berharap Kelurahan Katimbang memiliki dokumen SOP tanggap darurat yang komprehensif, sekaligus sumber daya manusia yang siap merespons potensi bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung ketahanan dan keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya,” harapnya.
Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Makassar, Ahmad Ismunandar menekankan bahwa pentingnya disiapkan perencanaan dalam membangun kesiapsiagaan. Pasalnya, penyusunan SOP tanggap darurat sangat penting agar setiap unsur mengetahui peran dan tugasnya saat terjadi bencana.
Baca Juga : Intip 3 Keunggulan Galaxy A07 5G, Smartphone Samsung 5G Terbaru yang Lebih Nyaman
“Dengan SOP yang jelas, proses evakuasi, penanganan korban, serta koordinasi lintas sektor dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” ujarnya singkat.
