REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengaku takjub dengan pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) meskipun pembangunannya baru 20 persen. Pasalnya, pembangunan IKN yang ditargetkan rampung pada 2035 mendatang akan menerapkan forestry City atau hutan kota.
“Saya berkesempatan mengunjungi IKN bersama seluruh kepada daerah untuk mendengarkan arahan Bapak Presiden RI Joko Widodo. Disana saya melihat diterapkan zero karbon, zero emisi, serta semua kendaraan yang ada disana adalah kendaraan listrik,” ujarnya, kemarin.
Ia mengungkapkan, saat ini progres pembangunan IKN masih sekitar 20 persen, sehingga menurutnya saat ini belum saatnya untuk memberikan penilaian sampai dengan selesai.
Baca Juga : Golkar Luwu Utara Menyusul, Appi Kini Kunci 20 Dukungan DPD II Golkar se-Sulsel
“Disana udaranya sejuk, hutannya masih terjaga, airnya juga sangat bersih. Apalagi banyak tanaman yang baru di tanam disana, sehingga kami pastikan kedepan ia akan tumbuh subur dan menciptakan lingkungan yang sejuk dan asri,” ujarnya.
Lanjut Adnan, pembanguna IKN akan terus dilanjutkan setiap tahunnya, sampai dengan 2035 mendatang sesuai target yang ada. Keberadaan IKN kedepannya pun dipastikan akan menjadi salah satu ibukota terbaik yang ada di dunia yang dibangun oleh para anak bangsa.
“Sehingga kalau kita melihat IKN tahun ini masih ada 11 tahun kedepan pembangunannya, karena itu kita harus terus mendukung pembangunan IKN ini,” ujar Adnan.
Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan
Sekedar diketahui, Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dibangun untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju, sesuai Visi Indonesia 2045. Dibangun dengan identitas nasional, IKN akan mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris, serta mempercepat Transformasi Ekonomi Indonesia.
