0%
logo header
Kamis, 03 Februari 2022 18:21

Tiba di Gowa, Jenazah Nur Kalsum Korban Kerusuhan Sorong Papua Dimakamkan Dekat Almarhumah Ibunya

Suasana pemakaman Nur Kalsum alias Clara di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Kamis (03/02/2022).
Suasana pemakaman Nur Kalsum alias Clara di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Kamis (03/02/2022).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Jenazah Korban Kerusuhan di Double O di Kota Sorong Provinsi Papua, atas nama Nur Kalsum alias Clara (31) yang tewas terbakar, tiba di kampung halamannya di Alla’tappampang, Jalan Baso Dg Ngawing, Kelurahan Mangngalli, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kamis (03/02/2022).

Jenazah Nur Kalsum tiba sekitar pukul 13:00 wita, dikawal Anggota TNI bersepeda motor.

Kedatangan jenazah Almarhumah Nur Kalsum lansung disambut Isak tangis kerabat dan keluarga yang sejak pagi menunggu kedatangan jenazah.

Baca Juga : Satu Orang Warga Gowa Jadi Korban Kerusuhan di Sorong Papua

Ratusan kerabat dan keluarga, langsung mengangkat peti Jenazah Almarhumah Nur Kalsum masuk kedalam rumah.

Bahkan sejumlah keluarga dan kerabat Almarhumah menangis histeris hingga beberapa dari mereka pinsang. Karena mengejar waktu, jenazah kemudian dibawa ke Masjid untuk di Salatkan. Setelah itu kemudian diantar menuju pekuburan keluarga yang tidak jauh dari rumahnya.

Menurut kakak kedua korban, jenazah Almarhumah adiknya itu dimakamkan berdampingan dengan Almarhumah ibunya.

Baca Juga : Satu Orang Warga Gowa Jadi Korban Kerusuhan di Sorong Papua

“Jenazah adik kami Nur Kalsum dimakamkan berdampingan dengan Almarhumah ibu kami”tutur Nursalam kakak kedua korban.

Nursalam juga mengungkap, jika jenazah adiknya itu bisa dikenali berkat perhiasan anting yang digunakannya.

“Jadi jenazah adik kami dikenali berkat perhiasan anting yang digunakannya, sesuai dengan fotonya yang mengenakan anting tersebut yang kami dapat dari tempat kerjanya,” jelasnya.

Baca Juga : Satu Orang Warga Gowa Jadi Korban Kerusuhan di Sorong Papua

Tidak hanya itu, kakak korban juga menyampaikan jika selama dirinya di Sorong Papua barat, Polda telah menetapkan 15 tersangka dalam peristiwa penyerangan yang mengakibatkan Double O terbakar dan menewaskan puluhan orang.

“Ada 15 orang yang ditetapkan tersangka dalam penyerangan yang terjadi di Double O di Sorong Papua,” pungkasnya.

Lanjut Nursalam, Untuk jenazah yang sudah terindentifikasi ada 5 jenazah, dan jenazah dari asal Sulawesi Selatan ada dua orang.

Baca Juga : Satu Orang Warga Gowa Jadi Korban Kerusuhan di Sorong Papua

“Jenazah yang terindentifikasi ada lima orang, dari Sulawesi Selatan dua orang, Seorang dari Palopo dan seorag lagi dari Gowa adik saya,” tutupnya.

Nur Kalsum alias Clara bekerja di Double O di Sorong Papua Barat. Namun pada tanggal 24 Januari lalu, bentrokan antara dua kelompok terjadi, hingga menewaskan 18 korban jiwa, 17 diantaranya tewas terbakar ditempat hiburan malam Double O.

Penulis : Wawan Setiawan
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646