0%
logo header
Sabtu, 22 Mei 2021 11:32

Tingkatkan Peran APIP, Auditor Inspektorat Gowa Diharapkan Paham Manajemen Risiko

Tingkatkan Peran APIP, Auditor Inspektorat Gowa Diharapkan Paham Manajemen Risiko

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Penjabat Sekretaris Kabupaten Gowa Kamsina berharap agar seluruh auditor inspektorat Workshop Manajemen Risiko dapat menghasilkan output yang lebih baik. Salah satunya menjadi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) sesuai peran dan fungsinya.

Kamsina mengatakan, seluruh auditor yang telah ikut dalam workshop manajemen resiko diharapkan mampu menghasilkan output yang bermuara terhadap pengawasan di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Alhamdulillah wokshop sudah selesai semoga ilmu yang didapatkan bisa ditindaklanjuti di lapangan. Jadi bukan hanya teori saja tapi ada output yang dihasilkan,” ungkapnya, di sela-sela penutupan Workshop Manajemen Resiko, di Travellers Hotel Makassar, Jumat (21/05/2021).

Baca Juga : Rukita Ekspansi ke Indonesia Timur, Resmikan Hunian Coliving Modern di Makassar

Kamsina mengingatkan, untuk menaikkan level APIP seluruh auditor perlu dibekali dengan manajemen risiko, mengingat seluruh kegiatan apapun pasti memiliki risiko.

“Seluruh auditor harus dibekali dengan kehati-hatian, dalam mengambil langkah dan memperhatikan objek apapun dalam melakukan pengawasan. Jangan sampai sudah dikeluarkan keputusan tapi manajemen yang digunakan tidak bagus sehingga salah dalam hal menentukan majemen risiko,” jelasnya.

Sementara Ketua Panitia Kegiatan yang juga Sekretaris Inspektorat, Syahrul Syahrir mengatakan melalui workshop yang dilakukan selama tiga hari ini mampu meningkatkan kapabilitas dan kualitas para auditor di Inspektorat dimana yakni terlaksananya pengawasan yang lebih menghasilkan kualitas.

Baca Juga : OJK Kini Libatkan LPS Lakukan Survei Literasi dan Inklusi Keuangan

“Dengan manajemen risiko ini diharapkan bisa meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan disetiap kegiatan dan para audit kita lebih profesional untuk menjaga dan mengawasi kegiatan pemerintahan,” tambahannya.

Salah satu peserta workshop, Nadhriyani mengaku sebagai peserta merasa workshop ini sangat berguna karena selain mendapatkan ilmu juga sebagai auditor bisa memberikan masukan ke SKPD mengenai cara membuat Rencana Tindak Pengendalian (RTP) yang tepat sasaran.

“Workshop ini sangat bagus apalagi bagi audotor seperti kita, contohnya dalam membuat RTP perlu dilakukan analisis kuat karena beranjak dari situ kita perlu memutuskan risiko apa saja yang bakal terjadi jika melihat dari tujuan atau sasaran yang telah dibuat dari RPJMD,” katanya.

Baca Juga : Perkuat Penguatan Struktur, Husniah Talenrang Massifkan Konsolidasi PAN di Daerah

Ia berharap kedepan auditor akan melakukan pendampingan bagi SKPD dalam membuat RTP agar mampu meminimalisir risiko yang ada khususnya dalam lingkup Pemerintahan Kabupaten Gowa. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646