0%
logo header
Jumat, 07 Mei 2021 09:54

TPID Gowa Sidak Harga Bahan Pokok Jelang Idul Fitri di Pasar Tradisional

TPID Kabupaten Gowa saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Minasa Maupa Sungguminasa.
TPID Kabupaten Gowa saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Minasa Maupa Sungguminasa.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pasar tradisional. Kegiatan ini dalam rangka memantau langsung ketersediaan dan harga kebutuhan pokok jelang Idul Fitri.

Penjabat Sementara (Pjs) Sekretaris Daerah Kabupaten GowabKamsina mengatakan, hal ini dilakukan untuk memastikan stok dan harga kebutuhan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tetap aman dan terkendali.

“Agar harga ini tidak terlalu naik, jangan sampai karena mau lebaran harga ini dinaikkan, ini yang tidak kita harapkan dan tim ini keluar untuk memantau ketersediaan kebutuhan bahwa betul-betul stok aman,” katanya, Kamis (06/05/2021).

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat

Ia berharap jelang Hari Raya Idul Fitri ini tidak ada pedagang yang menaikkan harga. Selain itu, dirinya juga meminta kepada tim untuk menyosialisasikan protokol kesehatan untuk meminimalisir terjadinya penularan Covid-19.

“Kalau ada yang sengaja kasih naik, tentu ada sanksi yang diberikan dan ini tentu tugas Disperindag. Kita berharap tidak ada pedagang yang seperti itu dan semuanya mengikuti aturan main yang ada,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa Andi Sura Suaib menyebutkan, dari hasil pemantauan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Kabupaten Gowa menjelang Idul Fitri ini masih terkendali dan aman.

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

Bahkan menurut Andi Sura ada kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga yang cukup signifikan yaitu cabai. Walaupun demikian kebutuhan yang mengalami kenaikan tapi masih batas wajar, yaitu ayam potong.

“Alhamdulillah untuk sembilan kebutuhan pokok masih terkendali, artinya kalau ada kenaikan dia pada posisi normal. Sementara cabai satu minggu ini mulai turun,” ujarnya.

Selain harga, ketersediaan kebutuhan pokok di Kabupaten Gowa juga dipastikan aman jelang bahkan hingga selesai lebaran Idul Fitri. Ketersediaan kebutuhan pokok ini dipastikan aman hingga 10 hari setelah Idul Fitri.

Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea

“Dari pemantauan kami di dua pasar yang menjadi sampel ini (Pasar Induk Minasa Maupa dan Pasar Sentral Sungguminasa) kebutuhan pokok sampai Idul Fitri Insya Allah aman,” tandasnya.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa Selaku Ketua TPID Kabupaten Gowa, Akbar Muin menyebutkan pemantauan kali ini terdiri 3 tim yang melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Keperasi dan UMKM, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan, Satpol PP dan Kodim.

“Ada tim yang memantau di pasar Sungguminasa dan Pasar Bu’rung-Bu’rung Pattallassang dan ada satu tim yang memantau di supermarket untuk melihat-barang yang beredar apakan kadaluarsa atau tidak,” ujarnya.

Baca Juga : Kinerja Keuangan Sektor Penjaminan Melonjak 58,77 Persen di Sulampua

Dirinya menambahkan TPID Kabupaten Gowa akan terus melakukan pemantauan terhadap stok dan harga kebutuhan pokok khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri ini.

“Kalau ada kenaikan harga, TPID akan turun lagi untuk mengkoordinasikan SKPD teknis seandainya ada kenaikan harga di atas 20 persen karena ini tugas TPID,” ujarnya. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646