REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar Kasrudi meyakini adanya tenaga kontrak “siluman” di tubuh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Hal diungkapkan setelah menerima hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) dengan tiga perangkat daerah, yakni Dinas Kominfo, Dinas PM-PTSP, dan Inspektorat. Disebutkan bahwa jumlah tenaga kontrak di Pemkot Makassar mencapai 8.200 orang.
Jumlah ini dinilai sangat banyak, sehingga diduga ada yang hanya terdaftar tetapi tenaga tersebut fiktif.
Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat
“Indikasi itu ada, ada tenaga kontrak siluman sebenarnya, ataukah atmnya yang dipegang, itu benar adanya,” terang Kasrudi, Kamis (25/3/2021).
Ia meminta, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk membenahi tenaga honor di lingkup Pemkot Makassar.
“Kami pada saat Monev itu kemarin sekitar 8.200 lebih tenaga kontrak. Kami mau random sebenarnya untuk melihat betulkah ada tenaga kontrak sebanyak itu 8.200,” terang Anggota Komisi A DPRD Makassar ini.
Baca Juga : Pinjaman Daring Masyarakat di Sulampua Naik 41,47 Persen, Bukukan Rp6,60 Triliun
Pihaknya mendukung program Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi untuk mengungkap tenaga kontrak siluman di Pemkot Makassar.
“Kalau ada program pak Danny untuk melihat itu (tenaga kontrak siluman-red), kami siap mendukung program itu, karena terlalu banyak kami dengar bahwa ada banyak tenaga kontrak hampir di setiap SKPD pemkot,” katanya. (Rizal)
