REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa kembali mengusulkan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun ini sebanyak 613 formasi. Kuota yang diusulkan ini pun diharapkan dapat diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Kamsina mengatakan, pihaknya berharap kuota formasi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang disediakan untuk Kabupaten Gowa dapat sesuai dengan apa yang telah diusulkan.
“Hari ini kita rapat koordinasi terkait seleksi penerimaan CPNS dan PPPK. Alhamdulillah ASN tahun ini lumayan yang akan diterima yaitu 1,3 juta formasi untuk seluruh Indonesia,” katanya usai menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK Tahun 2021 Wilayah Kerja Kantor Regional IV BKN Makassar di Ballroom Anging Mammiri Hotel Dalton Makassar, Kamis (27/05/2021).
Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja
Pemkab Gowa sendiri, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengusulkan sebanyak 613 formasi, usulan tersebut telah dilakukan BKPSDM Kabupaten Gowa sejak 9 April 2021 lalu.
“Sudah diusulkan, tapi kita belum tahu berapa total yang akan diterima. Penerimaan ini kita sudah tahu prosesnya bahwa kita bekerjasama dengan BKN dan penerimaan CPNS tidak ada bedanya dengan yang lalu,” ungkap Kamsina yang juga menjabat sebagai Inspektur Inspektorat Kabupaten Gowa ini.
Jumlah 613 formasi yang diusulkan oleh Kabupaten Gowa tersebut, terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea
“Mudah – mudahan jumlah formasinya memuaskan. Karena kita mengusulkan memang sudah sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Kamsina juga berharap, masyarakat Kabupaten Gowa mengikuti tahap demi tahap penerimaan dengan baik. Tidak mempercayai joki ataupun Calo dalam Pendaftaran CPNS tahun ini.
Hal senada juga disampaikan Kepala BKN, Bima Haria Wibisana di dalam sambutannya. Menurutnya, pemerintah hari ini memberikan kuota formasi CPNS dan PPPK sesuai kebutuhan setiap instansi.
Baca Juga : OJK Serahkan Tersangka Tindak Pidana Perdagangan Saham PT Swat
“PPPK ini adalah orang – orang yang memberikan pelayanan publik secara langsung. Maka memang harus sudah memiliki pengalaman profesional sesuai kebutuhan instansi yang menerima,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Banito Anwar menjelaskan bahwa rapat ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan koordinasi teknis di dalam penerimaan CPNS dan PPPK di wilayah Kantor Regional IV BKN Makassar.
“Selain rakor juga ada pemberian penghargaan BKN Award tahun 2020 kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta penyerahan secara simbolis Pojok Baca Digital dari Provinsi Sulawesi Selatan ke Kantor Regional IV BKN Makassar,” terangnya. (Rhany)
