0%
logo header
Jumat, 26 September 2025 18:08

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Turun Pantau Pengerukan Hulu Sungai Antisipasi Banjir

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Wali Kota Parepare, Tasming Hamid
Ket: Wali Kota Parepare, Tasming Hamid

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE – Menyambut datangnya musim hujan, Pemerintah Kota Parepare mulai mengambil langkah cepat guna mengantisipasi potensi banjir yang kerap melanda beberapa wilayah permukiman warga.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, turun langsung bersama instansi terkait melakukan pengerukan sungai, terutama di bagian hulu yang kerap menjadi penyebab meluapnya air ke pemukiman.

Pengerukan hulu sungai ini diketahui baru kali pertama dilakukan oleh pemerintah kota Parepare.

Baca Juga : Pemkot Parepare Tegaskan THR dan Gaji ke-13 Guru Tetap Terbayarkan

Tasming Hamid menegaskan, kegiatan pengerukan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman banjir tahunan.

Mantan anggota DPRD dua periode itu berharap, dengan adanya upaya normalisasi sungai, dampak banjir dapat diminimalisir.

“Semoga dengan langkah ini, banjir yang biasanya sampai pinggang bisa berkurang hanya sampai mata kaki saja, bahkan kalau bisa tidak ada lagi banjir di Kota Parepare,” kata Tasming Hamid, Jumat (26/9/2025).

Baca Juga : Parepare Raih Dua Penghargaan Prestisius dari Kemenkumham Sulsel, Terbaik Perencanaan Perda dan Tercepat Bentuk Posbakum

Wali Kota menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen mempercepat pengerjaan pengerukan sungai dengan menambah armada alat berat.

“Kami harus bergerak cepat, mengingat musim hujan sudah di depan mata. Jika memungkinkan, kami akan menambah 2 hingga 5 unit mobil pengeruk untuk percepatan,” tegasnya.

Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai menyambut baik langkah pemerintah ini. Mereka mengaku masih menyimpan trauma dari banjir sebelumnya yang merendam rumah dan memaksa warga mengungsikan barang-barang berharga setiap kali hujan deras turun.

Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Tim Pasar Murah Natal dan Tahun Baru, Salurkan 700 Paket untuk 22 Kelurahan

“Kami merasa was-was setiap hujan, karena takut banjir datang lagi. Mudah-mudahan dengan pengerukan ini tidak ada lagi banjir. Kami bisa lebih tenang, apalagi ini baru pertama kalinya pemerintah kota melakukan pengerukan secara langsung,” ungkap salah seorang warga yang pernah menjadi korban banjir tahun lalu. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646