0%
logo header
Selasa, 27 November 2018 18:23

Wujudkan Kabupaten Pendidikan, PBG Gowa Studi Banding di Tuban

PBG Kabupaten Gowa melakukan studi banding dengan PBG Tuban untuk pengembangan profesi guru dan tenaga pendidikan, di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (27/11/2018).
PBG Kabupaten Gowa melakukan studi banding dengan PBG Tuban untuk pengembangan profesi guru dan tenaga pendidikan, di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (27/11/2018).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, TUBAN – Salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Gowa dalam mewujudkan Gowa Kabupaten Pendidikan, yakni Program Pengembangan Pusat Belajar Guru (PBG) melalui Dinas Pendidikan Pemkab Gowa bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF).

Sebanyak 27 orang anggota PBG melakukan studi banding dengan PBG Tuban untuk pengembangan profesi guru dan tenaga pendidikan, di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (27/11/2018).

Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Noer Wahidah mengatakan, tujuan dilaksanakannya studi banding ini yakni dalam rangka berbagi informasi antar PBG dan menggali bentuk kerjasama yang berkesinambungan.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

“Tentu kami kesini untuk belajar dan saling membagi informasi, apalagi BPG Tuban sudah lama berdiri (2014) jika dibandingkan PBG kita di Gowa yang baru dibentuk 2017 lalu,” ungkap Ida, sapaan akrabnya.

Ida tak menampik, dari hasil kunjungannya, banyak pembelajaran yang bisa ambil di PBG Kabupaten Tuban seperti dari segi struktur, metode pembelajaran, hingga sistem pusat PBG atau sarana dan prasarana yang memadai.

“Kami berharap dengan adanya studi banding, PBG Gowa semakin maju dan berkembang sehingga bisa mewujudkan Gowa Kabupaten Pendidikan,” harapnya.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan

Sementara itu, Ketua PBG Tuban, Fathul Muin, mengatakan kegiatan studi banding merupakan hal yang penting dalam berbagi informasi. Sehingga dirinya mengaku kedatangan PBG Gowa sangat bermanfaat bagi dirinya.

“Kedatangan PBG Gowa pastinya sangat kami terima, karena kita bisa saling menimba ilmu, misalnya apa yang sudah dimiliki dan laksanakan di Tuban ini bisa dibagi ke Gowa begitupun sebaliknya, dengan tujuan meningkatkan keprofesional guru menuju pendidikan di abad 21,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Witono, sekaligus yang menerima langsung rombongan PBG Gowa, mengungkapkan dengan dilakukannya studi banding hari ini banyak manfaat yang bisa didapat, misalnya dalam hal pembuatan inovasi Guru yang belum ada di PBG Gowa.

Baca Juga : Terima Penghargaan KIP, Pemkab Gowa Ciptakan Keterbukaan Pelayanan Informasi Publik

“Dalam studi banding ini kita saling share hal yang tdak ada di tuban, begitupan dengan yang tidak ada di Gowa, salah satunya yakni menciptakan inovasi yang dibuat dalam karya tulis ilmiah lalu dilaporkan dalam bentuk jurnal dan diupload sehingga bisa diakses oleh siapapun di online. Itah salah satu inovasi kita yang mungkin bisa dipelajari oleh PBG Gowa,” bebernya.

Olehnya itu, dirinya berharap dengan adanya studi banding tersebut, peningkatan kompetensi Guru melalui program khusus bisa segera dicapai, baik dalam bentuk kontek nyata yang ada dilapangan yang pastinya akan memberikan manfaat kepada PBG itu sendiri.

Diakhir kegiatan, adapula penyerahan cinderamata dari masing-masing PBG, lalu dilanjutkan dengan mengunjungi sekretariat PBG Tuban.

Baca Juga : Indosat Berbagi Kasih: Anak-anak Nikmati Kehangatan dan Sukacita Natal

Sekadar diketahui, PBG Gowa melakukan studi banding ke tiga daerah yang dimulai di Kabupaten Tuban (hari ini), kemudian ke Kudus (besok) dan P4TK Kesenian Yogyakarta, dengan rombongan sebanyak 27 orang dimana 19 guru inti, dan 8 pengelola. (rls)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646