REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sebanyak 2.061 bakul maulid (kanre maudu) dibagikan untuk masyarakat Kabupaten Gowa pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemerintah Kabupaten Gowa.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, jajaran pemerintah daerah berhasil mengumpulkan sebanyak 2.061 kanre maudu atau bakul dan 222 kantong paket beras berisi 5 kilogram (Kg). Bakul maulid dan paket tersebut berasal dari seluruh jajaran Forkopimda, SKPD, camat, hingga lurah dan desa.
“Kanre Maudu yang disiapkan hari ini totalnya 2.061 dari seluruh jajaran, mulai dari bupati, wakil bupati, sekda, forkopimda hingga jajaran SKPD, camat, desa hingga lurah dan perangkatnya. Ini kita dibagikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa,” katanya, di sela-sela peringatan, kemarin.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
Ia mengungkapkan, peringatan maulid kali ini merupakan pertama kali dilaksanakan secara tatap muka sejak vakum 2020 lalu karena adanya pandemi Covid-19.
“Alhamdulillah kita bisa kembali melaksanakan maulid setelah 2 tahun vakum karena pandemi Covid-19. Tahun ini kita mengadakan di dalam masjid karena memang konsepnya lebih kecil, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, karena itu memang maudu lompoa,” ungkapnya.
Dirinya mengaku, peringatan maulid ini tiada lain dilakukan untuk selalu menjaga kekompakan, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gowa agar.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Lakukan Groundbreaking Matano Belt Road, Hubungkan Luwu Timur dan Sulteng Lewat Darat
“Yang kita laksanakan hari ini tentunya untuk menjaga kekompakan dan terus mengajak pejabat yang ada di Kabupaten Gowa bisa selalu senantiasa berbagi pada sesama,” sebutnya.
Ia berharap, pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bisa menambah kekompakan, kebersamaan, dan kekeluargaan seluruh pihak. Sebab dengan bekerjasama tugas yang berat akan menjadi ringan dan silaturahmi pun akan ikut terjaga antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gowa. (*)
