0%
logo header
Rabu, 30 Agustus 2023 23:58

8 Pejabat Administrator Pemkab Gowa Berhasil Gagas Proyek Perubahan Terbaik

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berfoto bersama dengan delapan pejabat administrator Pemkab Gowa yang berhasil mendapatkan predikat terbaik pada gagasan proyek perubahan PKA Angkatan VI Pemkab Gowa Tahun 2023, di sela-sela Penutupan PKA Angkatan VI lingkup Pemkab Gowa, di Baruga Karaeng Patingalloang, Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berfoto bersama dengan delapan pejabat administrator Pemkab Gowa yang berhasil mendapatkan predikat terbaik pada gagasan proyek perubahan PKA Angkatan VI Pemkab Gowa Tahun 2023, di sela-sela Penutupan PKA Angkatan VI lingkup Pemkab Gowa, di Baruga Karaeng Patingalloang, Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sebanyak delapan pejabat administrator lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa berhasil mengagas proyek perubahan terbaik. Proyek perubahan ini merupakan bagian dari tugas akhir Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VI Pemkab Gowa Tahun 2023.

Delapan pejabat administrator dari 36 pejabat sebagai peserta PKA Angkatan VI ini masing-masing Widiah Restuti Hasan, yang juga Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Gowa melalui proyek perubahan Gowa Digital Service Coverage Inquiry (Gowa Discovery), Ulfa Tenri Batari yang juga Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa melalui proyek perubahan Rumahku, Sekolahku (Rukoku), Faisal Ichwan Azali Anzar dengan proyek Layanan Pendapatan Pajak Badan Pendapatan Daerah (Lapak Bapenda), dan Mahmud dengan aksi perubahan Sistem Informasi Layanan Pengelolaan Anggaran (e-SILPA).

Selanjutnya, M. Agus Salim Harahap dengan proyek perubahan Pengawasan Kebersihan Sarana Kantor Bupati Gowa (Warisan Bupati Gowa), Muhammad Natsir Amir melalui proyek perubahan Informasi Terpadu Persidangan (Interupsi), Taufik dengan proyek perubahan Pengendalian Data Kinerja Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gowa (Pak Opik), dan Yaser Azhari dengan aksi perubahan Sistem Informasi Pelayanan Kepemudaan dan Keolahragaan Kabupaten Gowa (Sepeda Olga).

Baca Juga : Targetkan 12 Ribu Peserta, Munafri Pimpin Rakor Persiapan Makassar Half Marathon 2026

“Kami harapkan inovasi, dan terobosan yang bapak/ibu sekalian buat selama mengikuti pelatihan kepemimpinan ini betul-betul dapat diimplementasikan. Jangan sampai ini hanya sebuah pengguguran kewajiban saja, membuat satu inovasi, satu terobosan tapi tidak bisa diimplementasikan di jajarannya masing-masing,” tegas Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di sela-sela Penutupan PKA Angkatan VI lingkup Pemkab Gowa, di Baruga Karaeng Patingalloang, Kantor Bupati Gowa, kemarin.

Menurutnya, penutupan pelatihan ini bukanlah akhir dari pengabdian. Melainkan ini adalah awal dari sebuah tugas dan tanggungjawab besar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Ilmu yang didapatkan selama ini agar diimplementasikan dengan baik menuju Kabupaten Gowa yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Perencanaan Program Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat di 2026

Adnan menambahkan, inovasi dan terobosan yang dilakukan tersebut harus mengikuti perkembangan zaman, mengingat saat ini dibutuhkan ASN yang lincah, inovatif, dinamis agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik.

“Cara-cara dulu belum tentu bisa kita ambil dan kita jadikan patokan di zaman yang sekarang karena zamannya berubah. Kekuatan pemerintah itu berada di ASN-nya, kalau ASN-nya baik maka pemerintahannya berjalan dengan baik,” tambah Sekjen Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini.

Sementara, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Muh Jufri menyampaikan penghargaan dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Gowa yang telah berkenan mempercayakan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan untuk bekerjasama dalam penyelenggaraan PKA Angkatan VI ini.

Baca Juga : Komisi E DPRD Sulsel Tindaklanjuti Polemik Pemberhentian Guru dan Rumitnya Administrasi PPPK

“Kami tentu sangat berharap agar kerjasama ini tetap dapat dilanjutkan untuk berbagai kegiatan lain yang terkait dengan pengembangan kompetensi ASN kita di Kabupaten Gowa,” kata Jufri.

Dengan durasi waktu pelatihan selama 91 hari, dengan jam pembelajaran yang juga tergolong tidak sedikit sangat diharapkan selama proses tersebut berlangsung betul-betul tidak hanya sifatnya sharing knowledge atau sebaliknya. Tetapi yang terjadi di dalamnya adalah peningkatan kualitas kepemimpinan dari masing-masing peserta pelatihan.

Apalagi, sebagaimana yang dipahami bersama bahwa sebagai pejabat administrator dipercayakan untuk memimpin tim yang tentu diharapkan akan semakin berkualitas. Selain itu tim yang semakin mampu untuk menunjukkan kolaborasi yang tinggi.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Mengintai, Wali Kota Makassar Instruksikan Jajaran Siaga 24 Jam

“Seperti yang kita selalu pahamkan bahwa saat ini bukan waktunya untuk berkompetisi tapi yang dibutuhkan adalah kolaborasi apalagi ditambah dengan kekuatan kolaborasi dengan komunikasi yang efektif saya yakin kerja-kerja apapun selalu akan menghasilkan yang terbaik,” tutur Prof Jufri.

Dalam PKA Angkatan VI Lingkup Pemkab Gowa diikuti sebanyak 37 peserta, hanya saja satu diantaranya gagal karena sakit selama pelatihan PKA berlangsung. Sementara 36 lainnya dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan dan sangat memuaskan.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646