REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Amirullah Nur menjadi kandidat pertama yang mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Akuatik Sulsel. Prosesi pengembalian ini berlangsung di Warkop Phoenam, Jalan Topaz, Makassar, Senin (12/1/2026).
Lelaki berlatar belakang pengusaha itu didampingi oleh sejumlah pengurus Akuatik tingkat kabupaten, yakni dari Soppeng dan Pangkep.
Ketua Penjaringan Bakal Calon Ketua Akuatik Sulsel, Nadwi Syam mengatakan, pengembalian formulir ini berlangsung sejak 11 Januari hingga 13 Januari 2026.
Baca Juga : Golkar Luwu Utara Menyusul, Appi Kini Kunci 20 Dukungan DPD II Golkar se-Sulsel
Rencananya, Musyawarah Daerah (Musda) Akuatik Sulsel akan digelar pada 17-18 Januari 2026 di Hotel Grand Asia, Makassar.
“Alhamdulillah hari ini pada tanggal 12 Januari 2026 sudah ada satu calon yang mengembalikan formulir pendaftaran,” kata Nadwi, yang diwawancarai usai prosesi acara.
Nadwi mengungkapkan, pihaknya tetap akan menunggu pendaftar hingga 13 Januari. Setelah itu, katanya, mereka akan melakukan verifikasi berkas bakal calon pada 14 Januari 2026.
Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan
“Tanggal 15 kita akan umumkan hasil verifikasi berkas,” ujar Nadwi.
Sementara itu, Wakil Ketua Penjaringan Bakal Calon Ketua Akuatik Sulsel, Thamrin Taba menambahkan bahwa bakal calon mesti membawa minimal 6 dukungan pengurus Akuatik di tingkat daerah agar bisa dicalonkan pada pagelaran musda.
“Dan kita tidak akan melakukan perpanjangan pendaftaran. Jika sampai tanggal 13 Januari tidak ada lagi yang mengembalikan formulir, maka cuma satu saja yang kami proses untuk diverifikasi,” kata Thamrin.
Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca, Munafri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Thamrin juga menjelaskan, saat ini tercatat ada 19 pengurus daerah yang memiliki hak suara atau memilih pada agenda musda mendatang.
Sementara itu, Amiruddin mengaku bersyukur, mendapat banyak dukungan dari pengurus Akuatik kabupaten/kota untuk memimpin Akuatik Sulsel.
“Alhamdulillah sebetulnya sudah banyak yang memberi dukungan. Tapi sejauh ini, baru 11 pengurus Akuatik daerah yang memberikan rekomendasi. Kemungkinan masih akan menyusul,” tutupnya. (*)
