0%
logo header
Kamis, 30 Desember 2021 12:12

Ancol Terancam Tutup Bila Tidak Ada Dana Pinjaman Rp 1,24 Triliun

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Ancol.
Ancol.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Syahali Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA), Teuku Sahir, menyampaikan alasan pinjam dari Bank DKI Rp 1,24 triliun. Jika tidak, Taman Impian Jaya Ancol berpotensi tutup untuk selamanya.

“Kalau kami tidak pinjam uang dan tidak minta PMD (Penyertaan Modal Daerah), kondisi Ancol pasti akan tutup selamanya,” kata dia di Ruang Rapat Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI, Rabu (29/12/2021) kemarin.

Sahir bertutur, biaya operasional Ancol tetap berjalan meski kondisi wisatawan tidak menjamin cash flow membaik.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

Sebab, ada hewan peliharaan di Sea World yang harus dirawat dan diberi makanan setiap harinya.

Demikian juga dengan biaya pembayaran listrik untuk pemeliharaan.

Termasuk pemeliharaan wahana Dunia Fantasi (Dufan) yang harus dinyalakan setiap hari agar tidak mengalami kerusakan.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

“Kedua kita menggaji karyawan kita, tidak ada PHK sedangkan pendapatan kita nol,” ujar dia.

Sahir mengatakan, beban operasional tersebut harus ditanggung oleh Ancol di saat tidak ada pemasukan karena Pandemi Covid-19. “Kita sangat kesulitan keuangan kita sangat berat. Kalau tidak (meminjam uang), berarti hewan kita tidak bisa diberi makan, seaworldnya tutup, kita tidak bayar listrik kemudian (wahana) Dufan juga akan rusak,” tutur Sahir.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646