Barru — Suasana hangat dan kental nuansa budaya Bugis mewarnai Halal Bihalal Kesatuan Masyarakat Wajo Cabang Barru di Baruga Singkeru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Ahad (5/4/2026).
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, membuka sambutan dengan interaksi ringan bersama warga. Suasana cair itu menunjukkan kedekatan dengan masyarakat.
Di hadapan peserta, Bupati menyampaikan pesan tentang identitas dan kebanggaan masyarakat Wajo. Ia menilai masyarakat Wajo memiliki peran penting dalam perjalanan kepemimpinannya.
Baca Juga : Bupati Barru Buka Peluang Kolaborasi dengan Kampus dan BRIN Kembangkan Potensi Daerah
“Berbanggalah orang Wajo, karena orang Wajo yang melahirkan perempuan pertama Ketua DPRD Sulawesi Selatan dan perempuan pertama yang menjadi Bupati di Kabupaten Barru,” ujarnya.
Ia menegaskan capaian tersebut lahir dari dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat Wajo di Barru.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah tokoh yang hadir, termasuk Andi Muhammad Rum dan Ketua Umum KEMAWA Pusat, Andi Bau Sangkawana. Ia juga mengapresiasi ASN dan jajaran pemerintah asal Wajo yang berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Baca Juga : Hadiri HBDI ke-118, Bupati Barru Dukung Senam Taichi Jadi Agenda Rutin Car Free Day
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi memajukan Barru.
“Saya berharap kita semua saling membantu dan mendoakan agar Barru mendapat rahmat dan ridha Allah SWT. Pembangunan tidak bisa berjalan tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.
Bupati mengingatkan bahwa nama Barru memiliki makna filosofis “Al-Barru” yang berarti Maha Baik.
Baca Juga : Sambut HBDI ke-118, Bupati Barru Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Lewat Senam Tai Chi
“Itu kebanggaan kita. Kita harus menjaga daerah ini dengan kebersamaan dan kebaikan,” katanya.
Ia juga menegaskan pemerintah daerah terbuka bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk KEMAWA, untuk berkontribusi. Ia mempersilakan warga memanfaatkan Baruga Singkeru Adae untuk berbagai kegiatan.
“Kalau ada warga Wajo ingin membuat kegiatan di sini, silakan. Kita ini keluarga besar,” ujarnya.
Baca Juga : Pemkab Barru Gandeng STIA LAN Makassar, Perkuat Inovasi Daerah dan Tata Kelola Desa
Ketua Umum KEMAWA Pusat, Andi Bau Sangkawana, menegaskan organisasi ini menjadi wadah mempererat persatuan warga Wajo di perantauan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai budaya seperti sipakatau, sipakange, dan sipakalabbiri.
“Nilai ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun kebersamaan di Barru,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rencana Halal Bihalal tingkat pusat pada 18 April di Makassar yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus KEMAWA Barru.
Baca Juga : Pemkab Barru Gandeng STIA LAN Makassar, Perkuat Inovasi Daerah dan Tata Kelola Desa
Pembina KEMAWA Barru, Muhammad Yulianto Badwi, menekankan pentingnya menjaga solidaritas warga Wajo sebagai modal mendukung pembangunan daerah.
“Silaturahmi seperti ini harus terus kita jaga. Kita semua bersaudara,” ujarnya.
Ketua KEMAWA Barru, Andi Unru, menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting karena untuk pertama kalinya digelar di rumah jabatan bupati. Ia menjelaskan KEMAWA Barru telah terbentuk sejak 2018 dan aktif dalam kegiatan sosial.
Baca Juga : Pemkab Barru Gandeng STIA LAN Makassar, Perkuat Inovasi Daerah dan Tata Kelola Desa
Kegiatan ditutup dengan tausiyah dan doa oleh Ustaz H. Syahriadi, dilanjutkan pembagian doorprize dan foto bersama. Acara ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar KEMAWA Barru.(*)
