0%
logo header
Sabtu, 30 Oktober 2021 16:55

Andi Sudirman Lepas Ekspor Langsung Produk Perikanan Tujuan Hongkong via Udara Senilai Rp2,5 Miliar

Pelepasan Produk Ekspor oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, di Bandara Sultan Hasanuddin, Sabtu (30/10/2021).
Pelepasan Produk Ekspor oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, di Bandara Sultan Hasanuddin, Sabtu (30/10/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman secara simbolis melepas ekspor langsung produk perikanan ke Hongkong via (melalui) udara di Bandara Sultan Hasanuddin, Sabtu (30/10/2021).

Pelepasan hari ini berupa ikan segar dan ikan hidup dengan volume 11 ton dengan nilai UU$ 176 ribu atau setara dengan nilai Rp 2,5 miliar, merupakan pengiriman langsung ke-3 tujuan Hongkong. Pengiriman juga sudah dilakukan pada 16 dan 23 Oktober lalu masing-masing 7,91 ton dan 7 ton.

Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi Pemerintah Pusat yang merespon permintaan Pemprov Sulsel agar mendapatkan izin untuk dapat melakukan ekspor langsung ke Hongkong. Demikian juga apresiasi kepada Garuda Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Angkasa Pura, stakeholder pendukung ekspor berserta pelaku ekspor.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang telah merespon cepat permintaan kita dari Provinsi atas surat permohonan yang dikirimkan beberapa bulan lalu,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Tujuan pengiriman ini untuk meningkatkan daya saing eskpor produk perikanan Sulsel ke negara tujuan dan medukung kebijakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor kelautan dan perikanan. Serta menumbuhkembangkan ekonomi perikanan di Sulsel.

“Alhamdulillah ini menggeliatkan ekspor, dengan adanya peningkatan ekspor pastinya juga akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian lebih cepat,” sebutnya.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Lakukan Groundbreaking Matano Belt Road, Hubungkan Luwu Timur dan Sulteng Lewat Darat

Selain ke Hongkong, produk perikanan ini juga akan dikirim ke beberapa negara. Masih ada tiga negara lain diajukan izinnya. Yakni di kawasan Timur Tengah dan Singapura. Untuk Singapura pengiriman perdana akan dilakukan 8 November mendatang.

Selain komoditi perikanan, produk pertanian juga diharapkan dapat diekspor, seperti beras. Dimana Pemerintah Pusat sebutnya telah memberi sinyal dapat diekspor ke berbagai negara. “Beras termasuk, karena Bapak Presiden juga sudah memberikan sinyal, jika mau diekspor tidak ada masalah. Karena sekarangkan kita suplai 27 provinsi lain. Kita ada over stock sehingga bisa dibawa keluar, tinggal bagaimana pelaku menjaga kualitas,” ujarnya.

Halaman
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646