0%
logo header
Rabu, 14 Desember 2022 10:28

Andi Sudirman Terima Penghargaan Pembina Kabupaten dan Kota Peduli HAM Dari Wapres Ma’ruf Amin

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, didampingi Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoli, saat menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (13/12/2022). (Istimewa)
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, didampingi Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoli, saat menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (13/12/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah pembina 60 persen atau lebih daerah Kabupaten dan Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) pada tahun 2021.

Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM ini diserahkan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin pada Hari Hak Asasi Manusia Sedunia ke-74 Tahun 2022, dengan tema “Pemajuan Hak Asasi Manusia Untuk Setiap Orang”, Senin (12/12/2022).

Berdasarkan penilaian Kemenkumham, di Sulsel telah melebihi 60% yakni 18Kabupaten dan Kota telah memenuhi kriteria sebagai Kabupate dan Kota Peduli HAM. Bahkan penghargaan ini hanya diberikan kepada 10 Gubernur di Indonesia, salah satunya Gubernur Sulsel Andi Sudirman.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

“Tentunya kita mendorong agar seluruh Kabupaten dan Kota bisa memenuhi sebagai Peduli HAM,” kata Andi Sudirman.

Pencapaian itu, kata Andi Sudirman berkat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam pemajuan HAM.

Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin meminta peringatan HAM Sedunia ini sebagai momen untuk meneguhkan pemajuan HAM bagi setiap orang menuju Indonesia Maju.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Lakukan Groundbreaking Matano Belt Road, Hubungkan Luwu Timur dan Sulteng Lewat Darat

Ma’ruf Amin menyebutkan, pemerintah berkomitmen untuk melindungi hak masyarakat Indonesia yang berasal dari ekonomi bawah atau wong cilik.

“Kita ingin lindungi hak-hak wong cilik di pelosok tanah air, para petani dan buruh tani, nelayan, dan warga miskin, dari gerakan yang memarginalkan hak-hak dasar rakyat kecil,” kata Wapres.

Indonesia disebut Wapres, memiliki visi untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berimbang dan berkelanjutan, di mana manusia adalah pusatnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646