Arjuna Minta Bupati Sinjai Mundur, Ini Sebabnya

0
(Ist)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai mendapat kritikan keras terkait pembagian  Bantuan Sosial Tunai (BST) oleh Dinas Koperasi dan UMKM.

Menurut Arjuna, Kordinator Kabupaten  Suara Indonesia Cabang Sinjai, pemerintah daerah (Sinjai) untuk memperhatikan akurasi data penerimah BST dan tidak dipolitisasi.

Pasalnya, Kata Arjuna, ada kaganjalan dipendataan penerima BST Dinas Koperasi dan UMKM. Sebagian penerima terkesan dipolitisas, dikarnakan menggunakan data lama yang dipilah (Pendukung Bupati Sinjai pada pilkada dan kerabat Pegawai UMKM ) ditambah lagi adanya data penerima tidak melalui proses konfirmasi dengan pihak Desa.

“Menurut salah satu warga Dusun Cempae Desa Tongke-tongke,Muh Amir, Sebagian penerimah BST dari  Dinas Koperasi dan UMKM telah di Politisi, yang di Cover (Penerimah BST) hanyalah pendukung Bupati sekarang, Ironisnya data penerimah tanpa konfirmasi dari pihak Pemerintah Desa,” kata Arjuna, Sabtu (23/05/2020).

“Kedepannya kami harap Data penerima bisa diupdate untuk masuk ke DTKS kalau tidak masuk nanti akan sulit untuk mendapat bantuan. Dengan adanya update data oleh pemda Sinjai, diharapkan target penerima BST dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan sehingga dan tepat sasaran,” tambahnya.

Lanjut dikatakannya,tak ada kewenangan Bupati dan Dinas Koperasi dan UMKM  terkait penyaluran BST ke warga. Pasalnya, penerimah harus sesuai Kriteria dari data yang terkonfirmasi dari Pemerintah Desa Setempat.

“Jika ini betul adanya, adanya politisasi maupun Data penerimah tanpa konfirmasi dengan Pemerintah Desa, Saya berharap Bupati Sinjai legowo menanggalkan Jabatannya selaku Bupati. Namun jika itu karangan Dinas Koperasi dan UMKM Sinjai, Segerelah Copot Kadisnya, yang kerjanya tidak becus,” jelasnya. (Man)

Tinggalkan Balasan