REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Penyanyi daerah Ashari Sitaba berhasil menghentak panggung Beautiful Malino 2025, di Kawasan Hutan Pinus Malino, Rabu, (09/07/2025) malam kemarin.
Penampilan Ashari Sitaba ini berhasil mengajak pengunjung bernyanyi dan menikmati semaraknya pembukaan event wisata tahunan tersebut.
“Terimakasih banyak untuk Pemerintah Kabupaten Gowa yang sudah melibatkan saya dalam kegiatan luar biasa ini. Beautiful Malino ini sangat luar biasa,” terangnya, di sela-sela penampilannya.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Beberapa lagu yang dibawakannya pun berhasil mengajak penonton untuk bernyanyi bersama. Beberapa diantaranya yakni Tea’tonja Ni Pakamma’, Tallasakku, hingga Nakku’ RI Amma’.
Bahkan di lagu berjudul Rannu, Ashari Sitaba pun berduet dengan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dan Wakilnya Darmawangsyah Muin.
Salah satu pengunjung Beautiful Malino 2025 Anchim mengaku takjub dengan konsep kegiatan tersebut. Kegiatan ini pun diketahuinya dari media sosial TikTok.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
“Saya datang dari Surabaya, karena saya lihat kegiatannya bagus sekali. Kesini mau lihat penampilan Raim Laode,” katanya, singkat.
Sebelumnya, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang Beautiful Malino mengatakan, event ini di kemas dengan konsep yang berbeda dengan waktu yang ditambah menjadi lima hari. Dimana mengedepankan tiga konsep utama yakni, aman, nyaman dan memorable.
“Kenapa kami laksanakan, karena masyarakat Kabupaten Gowa khususnya di Tinggi Moncong ini sangat menginginkan kembali Beautiful Malino dilaksanakan dan tentunya dengan konsep yang menarik dan tetap memperlihatkan keindahan alam Kabupaten Gowa khususnya Malino,” ujarnya.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
Husniah mengungkapkan, festival ini telah menjadi bagian penting dalam kalender pariwisata Sulawesi Selatan dan berhasil menarik puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya.
Tak hanya itu, Beautiful Malino juga sebagai ajang penguatan identitas budaya warisan daerah, serta penggerak ekonomi lokal berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kami menginginkan kebudayaan yang merupakan kekayaan kabupaten Gowa ini kita angkat kembali sehingga menjadi dikenal dan menjadi bersejarah dan anak-anak kita tidak ketinggalan dengan leluhurnya,” terang Ketua PAN Sulsel ini.
