0%
logo header
Minggu, 11 Mei 2025 15:34

Buka Porsani STIBA Makassar, Munafri Tekankan Pentingnya Fair Play dalam Kompetisi

Rizal
Editor : Rizal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat membuka kegiatan pekan olahraga dan wawasan keislaman (Porsani) di Lapangan Kampus STIBA Makassar, Sabtu (10/5/2025). (Foto: Istimewa)
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat membuka kegiatan pekan olahraga dan wawasan keislaman (Porsani) di Lapangan Kampus STIBA Makassar, Sabtu (10/5/2025). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin membuka kegiatan pekan olahraga dan wawasan keislaman (Porsani) di Lapangan Kampus STIBA Makassar, Sabtu (10/5/2025).

Pada kesempatan ini, mantan bos PSM Makassar itu mengingatkan pentingnya fair play dalam kegiatan olahraga. Baik cabang sepak bola, basket, bulu tangkis, hingga tenis.

Kata Munafri, fair play merupakan permainan yang adil. Akan tetapi, pemaknaan fair play dalam olahraga tidak hanya sekadar adil.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

“Yang terpenting dalam kompetisi selama dua pekan kedepan, perlu menjaga fair play. Jangan kejar juara, tapi proses yang utama,” pesan politisi Golkar itu.

Selaku Wali Kota Makassar, Munafri mengakui datang ke acara Porsani di STIBA menyaksikan langsung ajang kompetisi tersebut. Ia menyebutkan sangat gemar berolahraga.

Ia menegaskan bahwa yang paling penting adalah minat olahraga ini akan memberikan dampak yang sangat positif dan menjunjung sportivitas.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

“Apalagi olahraga ini mengajarkan kita fair play. Saya sebelum jadi walikota urus bola utamanya, bisnis sampingan,” katanya.

“Saya tertarik dengan olahraga karena di dalamnya banyak unsur kebugaran. Mulai dari kedisiplinan, konsisten, kejujuran dan lainnya,” tambah alumni FH Unhas itu.

Ia berharap semoga pekan olahraga ini akan memperlihatkan sebuah sportivitas bukan sebatas meraih juara. Tapi bagaimana proses menuju juara itu akan berjalan lancar dan aman.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Lanjut dia, fair play sangat penting dalam suatu kejuaraan. Lewat kesempatan ini, mempersiapkan generasi emas.

“Jangan kejar juara, tapi proses yang utama. Jangan sampai juara tujuan utamanya, kita harapkan adalah proses persiapan yang maksimal, juri harus jadi hakim yang baik memimpin pertandingan. Saya yakin kompetisi junior ini akan berjalan fair dan jujur,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646