REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dipercayakan menjadi penguji eksternal pada program doktoral Universitas Hasanuddin.
Dimana ia terlibat sebagai penguji salah satu mahasiswa program Doktor Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas Suryadijaya Safaruddin.
Suryadijaya mengatakan, dirinya memilih Bupati Gowa sebagai penguji eksternalnya karena tempat penelitian untuk program tersebut mengambil lokasi di Kabupaten Gowa. Dimana penelitian yang dilakukan terkait “Kepemimpinan Transformasional Kepala Desa dan Mewujudkan Sustainable Development Goals Desa (SDGs) di Kabupaten Gowa”.
Baca Juga : Bidik Standar Internasional, Puruhita Islamic School Resmi Diluncurkan dengan Beragam Fasilitas Modern
“Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh ideal pada gaya kepemimpinan transformasional kepala desa dalam mewujudkan SDGs atau pembangunan keberlanjutan di Kabupaten Gowa,” jelasnya saat memaparkan hasil disertasinya pada ujian promosi doktor, di Aula Prof. Syukur Abdullah FISIP, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, kemarin.
Dirinya menyebutkan, fenomena yang diangkat dalam penelitian ini berkaitan dengan Indeks Desa Membangun (IDM), dimana terdapat tingkatan status perkembangan desa yang berbeda. Diantaranya desa berstatus mandiri, maju, berkembang, dan tertinggal.
“Ini menjadi isu strategis dan upaya pemerintah dalam menangani pengentasan desa tertinggal dan peningkatan desa mandiri dalam pencapaian status perkembangan desa,” jelasnya.
Baca Juga : Targetkan 12 Ribu Peserta, Munafri Pimpin Rakor Persiapan Makassar Half Marathon 2026
Ia menyebutkan, ada tiga desa yang menjadi objek penelitiannya pada program doktoralnya tersebut yakni Desa Pakkatto, Desa Toddotoa dan Desa Bontokassi. Dimana dari hasil penelitian menunjukkan Desa Pakkatto memiliki kriteria yang sangat kuat, Desa Toddotoa menghasilkan kriteria kuat, dan Desa Bontokassi cukup kuat.
Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan ini menjadi sebuah kehormatan baginya karena dipercaya menjadi penguji eksternal dan menjadi pengalaman pertama.
“Bagi saya ini sebuah kehormatan diminta sebagai penguji ekternal, saya siap karena penelitiannya dilakukan di Kabupaten Gowa dan ini pengalaman pertama saya,” ungkapnya.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Perencanaan Program Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat di 2026
Pada kesempatan tersebut dirinya memberikan beberapa pertanyaan kepada promovendus, salah satunya mempertanyakan terkait data yang dijadikan acuan dalam disertasi tersebut.
“Ada beberapa catatan khususnya terkait data yang diambil, sehingga kami meminta jika ini diterbitkan sebagai buku maka diperbaiki dulu sebelum diterbitkan,” jelasnya.
Olehnya dirinya mengucapkan selamat atas gelar doktor yang diraih semoga disertasi ini bisa menjadi masukan bagi setiap desa yang ada untuk mewujudkan SDGs di Kabupaten Gowa.
Baca Juga : Komisi E DPRD Sulsel Tindaklanjuti Polemik Pemberhentian Guru dan Rumitnya Administrasi PPPK
“Selamat kepada promovendus karena telah berjuang sampai titik ini, karena hanya dengan kekuatan SDM bisa merubah daerah dan kekayaan suatu daerah tidak ditentukan oleh SDA nya tapi ditentukan oleh SDM nya,” harap Adnan.
