REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menjamin seluruh petani di wilayah Desa Tonasa dan Kelurahan Tamaona, Kecamatan Tombolopao akan mendapatkan distribusi pupuk hingga bibit gratis.
Pendistribusian kepada petani yang terdaftar ini pun akan dilaksanakan dalam waktu dekat atau selama periode Juli hingga September 2025.
Husniah Talenrang mengatakan, sebagian besar penduduk di Kecamatan Tombolopao merupakan petani. Sehingga dalam rangka mendorong produktivitas petani termasuk dalam sektor pertanian. Pemerintah daerah akan menjamin ketersediaan pupuk, bibit dan pestisida yang rencananya akan segera didstribusikan.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
“Inilah tujuan kita untuk mendengar keluh kesah masyarakat termasuk petani. Dalam hal ini penggunaan jenis pupuknya yang tentu akan berbeda dengan daerah lain karena disini produksinya bidang holtikultura atau tanaman pangan,” jelasnya, di sela-sela kunjungannya ke masyarakat dalam Program One Day One District, di Desa Tonasa dan Kelurahan Tamaona, Kecamatan Tombolopao, kemarin.
Lanjutnya, upaya lainnya yang akan dilakukan dalam meningkatkan sektor pertanian adalah perbaikan akses hingga infrastrukturnya. Sehingga, di tahun ini pihaknya akan melakukan pengaspalan pada ruas jalan penghubung ke Desa Balassuka, Mamampang, dan ke Desa Tonasa. Dimana, dengan panjang 1.520 meter, termasuk pengaspalan jalan Dusun Bangkeng, Batu Pattallassang, Desa Pao, Mappadang Kelurahan Tamaona hingga pembangunan jembatan Alla’.
“Kita ingin meningkatkan pertanian masyarakat kita sehingga penyerahan pupuk nantinya dan perbaikan jalan ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat agar lebih mudah dalam mengakses pertaniannya,” jelasnya.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
Husniah menjelaskan, program One Day One District adalah wadah untuk menyampaikan berbagai program prioritas pemerintah daerah dalam kepemimpinannya. Mulai dari sektor pendidikan, pertanian, infrastruktur, kesehatan, peternakan hingga lingkungan hidup. Dimana dengan melakukan dialog bersama warga untuk mengetahui kebutuhan dari setiap wilayahnya.
“Kami berkomitmen begitu terpilih ingin menjalankan program yang merupakan kepentingan masyarakat. One Day One District ini bertujuan lebih dekat dengan masyarakat dan menyampaikan program untuk kepentingan masyarakat sendiri,“ ungkapnya.
Sementara, Kelompok Tani Bina Tani, Desa Tonasa, Haris menyebut program yang dikhususkan bagi petani sangat membahagiakan baginya. Namun ia berharap saat subsidi pupuk diberikan sebaiknya sesuai dengan komoditi di wilayah itu.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
“Kami selaku petani ingin masalah pupuk terus bisa tertangani. Alhamdulillah kami dapatkan sudah lumayan cukup, hanya saja karena komoditi andalan kita adalah kentang dan tomat maka tentu kita ingin subsidi pupuk yang didapatkan sesuai dengan komoditi andalan kami. Sehingga kami mohon jangan samakan di daerah lain yang memiliki komoditi unggulan lain, juga karena kebutuhan kami berbeda-berbeda,” katanya.
Ditempat yang sama Camat Tombolopao, Astan menyambut baik pelaksanaan One Day One District di wilayahnya. Ia menilai pendekatan ini memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan mereka.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Bupati Gowa atas kehadirannya langsung di tengah masyarakat. Mayoritas penduduk kami adalah petani dan penyangga holtikutura di Gowa dan Makassar. Dengan program ini, warga bisa menyampaikan kebutuhannya,” terangnya.
