REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meminta masyarakat Kecamatan Manuju agar tmendukung pembangunan Bendungan Jenelata. Apalagi pembangunan ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian PURP.
“Pemerintah akan membangun Bendungan Jenelata yang merupakan program pemerintah pusat di wilayah Kabupaten Gowa. Tugas kita adalah mensukseskan pembangunan ini agar bisa berjalan baik, sehingga bendungan yang khusus untuk mengaliri Kabupaten Gowa bisa segera tuntas,” ungkapnya di sela-sela tarawih keliling di hari keempat, di Masjid Jabal Nur, Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, kemarin.
Dalam kegiatan ini juga dihadiri Dandim 1409 Gowa, Letkol INF Muhammad Isnaeni Natsir, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yeni Andriani, Kepala Pengadilan Negeri Gowa, Hasanuddin, dan sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Dirinya menyebutkan, Kabupaten Gowa memang terdapat beberapa bendungan, tapi seluruh bendungan tersebut bukan mengaliri Kabupaten Gowa namun untuk mengaliri kabupaten dan kota lain.
“Bendungan Bili-Bili yang ada untuk mengaliri saudara-saudara kita di Makassar, Bendungan Karalloe untuk Jeneponto, Bendungan Pamukkulu untuk Takalar, Nipa-Nipa untuk Maros dan Makassar. Jadi tidak ada yang mengaliri Kabupaten Gowa. Nah sekarang dibangun bendungan yang khusus untuk mengaliri Kabupaten Gowa sehingga tugas kita adalah mensukseskan secara bersama-sama,” harapnya.
Ia mengimbau, agar masyarakat tidak mudah terpancing atau terprovokasi oleh hal-hal negatif. Khususnya dalam hal pembebasan lahan yang saat ini masih berlangsung.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
“Jangan terpancing dan diprovokasi, namun diharapkan semuanya bisa berjalan dengan baik karena jika ini selesai maka akan mengaliri ribuan hektar sawah yang Insya Allah akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelas Adnan.
Bendungan Jenelata ini mempunyai manfaat sebagai pengendalian banjir Sungai Jenelata dari debit 1.800,46 m3 per detik menjadi 686 m3 per detik pada periode ulang 50 tahun, menyediakan air untuk daerah irigasi seluas 26.773 hektare meliputi daerah Irigasi (D.I) Bili-bili (2.400 Ha), D.I Bissua (13.916 Ha), dan D.I Kampili (10.457 Ha) dengan intensitas tanam dari 100 persen menjadi 300 persen dengan pola tanam padi-padi-palawija.
Selain itu bendungan ini bermanfaat untuk penyediaan air baku sebesar 6,05 m3 per detik potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 7 megawatt, serta pengembangan daerah wisata.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
Pada tarawih keliling hari keempat ini, selain Bupati Gowa yang melakukan tarawih keliling di Kecamatan Manuju, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Mussadiyah Rauf dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina bersama sejumlah Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa juga melakukan Tarawih Keliling di Masjid Lailatul Qadri, Desa Bili-Bili, Kecamatan Bontomarannu.
