0%
logo header
Senin, 29 Oktober 2018 17:20

Bupati Soppeng Hadiri ‘Mattudang-Tudangeng’ Komunitas Petani

Pelaksanaan "Mattudang-Tudangeng" tingkat Kabupaten Soppeng berlangsung di Kantor BPP Lalabata, Desa Maccile, Kabupaten Soppeng, Senin (29/10/2018).
Pelaksanaan "Mattudang-Tudangeng" tingkat Kabupaten Soppeng berlangsung di Kantor BPP Lalabata, Desa Maccile, Kabupaten Soppeng, Senin (29/10/2018).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Musyawarah Tani “Mattudang-Tudangeng” tingkat Kabupaten Soppeng berlangsung di Kantor BPP Lalabata, Desa Maccile, Kabupaten Soppeng, Senin (29/10/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Hadir Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak dalam rangka membicarakan tentang Prosesing pengolahan sawah sebelum turun hujan, serta Indikator tanda-tanda alam yang mengisyaratkan kondisi cuaca pada musim mendatang di Wilayah Kabupaten Soppeng.

Ketua KTNA Kabupaten Soppeng, Mursalin dalam laporannya mengungkapkan bahwa musyawarah tani dikenal dengan ‘Mattudang-Tudangeng’ yang dapat memberikan Informasi, Pengetahuan dan Refrensi kepada masyarakat petani dalam menata proses perencanaan usaha tani ke depan.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

“Kegiatan ini didasari atas tingginya optimis dan semangat petani untuk lebih baik dan lebih sejahtera pada musim tanam berikutnya,” ungkap Mursalin.

Di samping itu, Lanjut Mursalin kegiatan ‘Mattudang-Tudangeng’ merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng dan melekat pada peningkatan kemampuan lembaga petani dan KTNA.

Dalam kegiatan tersebut merupakan Indikator tanda-tanda Alam yang diperhitungkan secara cermat sesuai dalam buku Lontara.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan

“Sejarah istilah Tudang Sipulung dicetuskan pada abad ke-15 oleh tokoh ahli pertanian dan ahli pemerintahan terkenal di Sulawesi Selatan,” ungkapnya lagi.

Sedangkan Bupati Soppeng HA.Kaswadi Razak dalam arahannya berharap Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng dan Instansi terkait dapat memberikan Inovasi baru yang lebih segar, karakter, lebih produktif sesuai kondisi wilayah yang dapat diterima masyarakat, baik sektor pertanian, perikanan maupun kehutanan sehingga kemandirian pangan yang diidamkan dapat dicapai dalam waktu yang tidak lama.

“Melalui forum musyawarah tani ini dapat menghasilkan kesepakatan kongkrit dan komitmen yang kuat dan berharga, semoga membawa manfaat bagi kemajuan pertanian khususnya di Kabupaten Soppeng,” harap H. Andi Kaswadi Razak.

Baca Juga : Terima Penghargaan KIP, Pemkab Gowa Ciptakan Keterbukaan Pelayanan Informasi Publik

Acara mattudang-tudangeng turut dihadiri Kadis PUPR, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng, Dinas Perikanan dan Ketahanan pangan, Para Camat, Kepala pemasaran Pupuk kaltim, kepala pemasaran petro kimia gresik, Kansilog, kepala Lab Hama dan penyakit,kordinator BPP, PPL dan THL, POPT, KTNA dan Gapoktan.

(Yusuf)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646