REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan periode 2025-2029 resmi dilantik di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (8/5/2026). Kepengurusan ini dinakhodai oleh Darmawangsyah Muin yang menjabat selaku ketua.
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut. Darmawangsyah yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Gowa tersebut dilantik bersama jajaran pengurus baru KONI Sulsel lainnya.
Dalam struktur kepengurusan KONI Sulsel periode 2025-2029 ini, sejumlah anggota DPRD Sulsel turut bergabung sebagai pengurus.
Baca Juga : IGS 2026 Buka Jalan Investasi Infrastruktur Makassar, 8 Negara Siap Tindak Lanjut Kerja Sama
Dalam sambutannya, Darmawangsyah Muin mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk jajaran DPRD Sulsel yang ikut bergabung membesarkan olahraga Sulawesi Selatan.
“Teman-teman DPRD Sulsel dengan besar hati bergabung bersama kami untuk membesarkan olahraga Sulsel,” ujar Darmawangsyah.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Pusat beserta jajaran yang hadir langsung dalam pelantikan tersebut.
Baca Juga : Momen Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Sigi, BSI dan BSI Maslahat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa
“Kehadiran Ketua Umum KONI Pusat menjadi penyemangat bagi kami untuk memajukan olahraga di Sulawesi Selatan ini,” katanya.
Darmawangsyah menegaskan, KONI Sulsel menargetkan masuk 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 mendatang di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, target tersebut membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan cabang olahraga.
“Target masuk 10 besar tidak mudah. Kita harus bersatu memajukan olahraga Sulsel agar bisa mencapainya,” tegasnya.
Baca Juga : Terpilih Aklamasi, Supratman Resmi Nakhodai PBVSI Makassar Periode 2026-2030
Ia juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam menyukseskan tiga agenda besar olahraga, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pra-PON, dan PON 2028.
“KONI Sulsel akan bersungguh-sungguh mendampingi pemerintah provinsi untuk menyukseskan agenda tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menilai target 10 besar yang dicanangkan KONI Sulsel sangat realistis. Ia mengingatkan bahwa Sulawesi Selatan pernah menempati peringkat ketujuh pada PON XVIII tahun 2012 di Riau.
Baca Juga : Kolaborasi PLN UIP Sulawesi dan Kejati Sulsel, Kawal Infrastruktur Kelistrikan Secara Transparan
“Dengan kerja keras dan kebersamaan yang dibangun Ketua KONI Sulsel bersama seluruh jajaran, saya yakin target itu bisa tercapai,” kata Marciano.
Ia juga mengungkapkan bahwa KONI Pusat mulai melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PON dengan fokus pada cabang olahraga Olimpiade mulai PON 2028.
Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, KONI Pusat akan menggelar sejumlah agenda nasional terpisah untuk cabang non-Olimpiade, seperti Pekan Olahraga Nasional Bela Diri dan Pekan Olahraga Nasional Pantai.
Baca Juga : Kolaborasi PLN UIP Sulawesi dan Kejati Sulsel, Kawal Infrastruktur Kelistrikan Secara Transparan
Di akhir sambutannya, Marciano menegaskan tata kelola organisasi harus menjadi prioritas utama setiap pengurus KONI daerah.
Usai pelantikan, KONI Sulsel menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan wilayah Sulawesi-Maluku sebagai bentuk dukungan perlindungan bagi insan olahraga di Sulawesi Selatan.
Pelantikan ini sendiri turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel Suherman yang mewakili Gubernur Sulsel, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud dan Fauzi Andi Wawo, sejumlah anggota DPRD Sulsel, Wali Kota Parepare Tasming Hamid, serta perwakilan seluruh cabang olahraga. (*)
