REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sejumlah desa di wilayah Kabupaten Gowa akan menjadi lokasi penelitian Terapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ketua Tim Peneliti Terapan MBKM Universitas Negeri Makassar Prof. Eko Hadi Sujiono mengatakan, berbagai kegiatan yang akan dilakukan selama proses program berlangsung antara lain, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, protect membangun desa, dan sejumlah program riset sesuai keilmuan yang menyasar pengembangan desa di Kabupaten Gowa.
“Peserta dari seluruh perguruan tinggi di seluruh Indonesia ini akan berkegiatan selama enam bulan, membantu pemerintah desa yang diharapkan akan menjadi stimulus dalam membangun desa,” katanya saat menemui Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di Ruang Rapat Bupati Gowa, Selasa (18/01/2022).
Baca Juga : Gerakan Tanam 10 Ribu Pohon, Komitmen Pemkab Gowa Jaga Hutan dan Pegunungan
Ia mengaku, penelitian Terapan MBKM merupakan salah satu program yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) di sejumlah wilayah. Untuk kali ini merupakan lanjutan dari yang dikerjasamakan dengan Pemerintah Kabupaten Gowa sejak 2021 lalu.
Lanjut Prof. Eko, sejauh ini pihaknya telah menyelesaikan suatu sistem database yang akan mendata mahasiswa dan dosen yang menjalankan program di Kabupaten Gowa. Menurutnya, sistem ini akan membantu Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mengetahui jumlah mahasiswa dan dosen yang berkegiatan di Kabupaten Gowa.
“Jadi kalau dinas pendidikan ditanya, dia tahu jumlah dosen dan mahasiswa yang berkegiatan di Gowa dan di bidang apa, seperti pertanian, peternakan atau pariwisata dan lainnya,” ungkapnya.
Baca Juga : Pemkab Gowa Komitmen Bangun Wilayah Pemerintahan Bebas Korupsi
Selain itu, kedepannya pihaknya juga akan membuat sistem potensi Kabupaten Gowa untuk kecamatan tertentu dan desa tertentu yang menjadi sasaran. Tidak hanya itu, dirinya juga akan merancang Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum dari kegiatan tersebut. Sebab, Kabupaten Gowa menjadi salah satu daerah yang menginisiasi bahwa program Terapan MBKM tidak hanya dilakukan oleh kampus tetapi difasilitasi oleh pemerintah daerah.
“Jadi pemerintah setempat menyiapkan laboratorium bagi dosen dan mahasiswa dalam berkegiatan, sehingga akan dirancang suatu Perbup supaya ada payung hukum yang mengikat kegiatan ini,” ungkapnya.
Sementara, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berharap, program ini bisa dilaunching langsung oleh Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim dan dirangkaikan dengan MoU antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi yang menjadi mitra kerjasama.
Baca Juga : Kepemimpinan Hati Damai Catat Berbagai Capaian Pembangunan di Gowa
“Kita tentunya menyambut baik seluruh program yang akan membantu pemerintah memajukan daerah.Termasuk pada bidang pendidikan,” singkatnya.
