0%
logo header
Senin, 24 Oktober 2022 20:24

Di Hadapan Peserta Wisuda Akbar Santri Sulsel, Andi Sudirman: Utamakan Adab, Lebih Baik dari Ilmu

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, memberikan sambutan saat wisuda Akbar Santri se-Sulsel secara Virtual, Minggu (23/10/2022). (Istimewa)
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, memberikan sambutan saat wisuda Akbar Santri se-Sulsel secara Virtual, Minggu (23/10/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Wisuda Akbar Santri se-Sulawesi Selatan yang dilaksanakan oleh LPPTKA Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan sebagai tuan rumah BKPRMI Makassar bertempat di Balai Sidang Unismuh, Minggu (23/10/2022).

Wisuda Akbar yang dihadiri Gubernur mewisuda total 1.329 wisudawan, terdiri dari 1.129 wisudawan di kota Makassar dan 200 wisudawan daerah, menjadi teramat istimewa serta strategis karena dirangkai kegiatan 353 Tahun Sulsel.

Andi Sudirman sendiri menghadiri acara ini usai meninjau teknologi air siap minum (Arsinum) di Pulau Persatuan di Sinjai.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Ia mengaku bangga dengan capaian para santri hingga pada tahap diwisuda.

“Selamat telah diwisuda, jadilah yang terbaik, menjadi generasi yang memiliki akhlak dan pemimpin terbaik kelak,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Andi Sudirman memberikan semangat santri untuk ikhlas menuntut ilmu dan belajar ilmu agama, menjadi teladan yang baik, mencintai tanah air.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Lakukan Groundbreaking Matano Belt Road, Hubungkan Luwu Timur dan Sulteng Lewat Darat

Gubernur termuda di Indonesia ini juga secara khusus menekankan berkaitan dengan etika dan moral. Mengutamakan adab daripada ilmu, termasuk dalam hal pengetahuan. Para ulama sejak dulu telah menekankan kepada para muridnya agar pengetahuan terhadap adab lebih diutamakan daripada ilmu.

“Mengutamakan adab itu jauh lebih baik daripada ilmu,” sebutnya.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya, disampaikan bahwa agar santri berbakti kepada orang tua, memperhatikan orang tua seberapa berhasil ataupun memiliki kedudukan di terhormat.

Baca Juga : Jelang Pergantian Tahun, Gubernur Sulsel Pimpin Apel Kesiapsiagaan dan Lepas Rombongan Pemudik Gratis

“Anak dididik di tempat terbaik, tempat yang mahal, bahkan ke luar negeri. Tapi bakti kepada orang tua terlupakan. Hal demikian, walaupun punya pangkat yang tinggi dan kedudukan yang tinggi, maka kita akan menjadi orang paling menyesal,” ucapnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif; Mantan Gubernur Sulsel, Amin Syam; dan Ketua Umum DPW BKPRMI Sulsel, Hasid Hasan Palogai. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646