REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Bumi Karsa sebagai perusahaan jasa konstruksi terus berkomitmen dalam menjaga pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan hingga diusianya ke 55 tahun.
Pihaknya pun secara konsisten menerapkan prinsip pembangunan infrastruktur berkelanjutan dalam setiap proyek yang ditangani. Mulai dari persiapan, teknologi yang diterapkan, teknis pelaksanaan, hingga proses akhirnya.
“Kita selalu berkonsultasi dengan dinas lingkungan hidup di setiap wilayah pelaksanaan proyek yang ditangani, sehingga mengurangi dampak negatif proyek konstruksi terhadap lingkungan,” kata Chief Executive Officer (CEO) Bumi Karsa Kamaluddin, di sela-sela peringatan HUT Bumi Karsa Ke-55 Tahun, Sabtu, (17/02/2024).
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Saat ini, Bumi Karsa juga terus mengembangkan teknologi peralatan yang digunakan dalam pengerjaan proyek-proyeknya.
Sehubungan dengan tema HUT tahun ini “Bumiku Hijau”, Bumi Karsa menggelar ragam kegiatan sosial berupa penanaman berbagai jenis bibit pohon sebanyak 5.500 yang disebar di seluruh lokasi proyek Bumi Karsa. Mulai dari Papua hingga Sumatera.
“Penanaman pohon ini sesuai dengan komitmen Bumi Karsa yang peduli terhadap lingkungan. Dalam upaya menjaga keseimbangan antara Pembangunan industry dan pelestarian lingkungan”, tutur Kamaluddin.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
Ia pun menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat sekaligus mengapresiasi pencapaian yang telah diraih hingga sampai saat ini.
“Tentunya pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh insan Bumi Karsa. Alhamdulillah setiap tahunnya kita dapat memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perusahaan sehingga dapat terus melangkah maju kedepan,” harapnya.
Di usianya saat ini, Bumi Karsa mempertahankan konsistensinya untuk terus berkarya melalui pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hal ini dibuktikan dari pencapaian kinerja sepanjang 2023 yang mencapai 116 persen atau melampaui dari target yang ditetapkan.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
Pencapaian tersebut merupakan hasil dari proyek yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya berada di Pulau Sumatera, Kalimantan Timur, Sulawesi, Jawa, hingga Papua.
“Pencapaian yang diraih tidak terlepas dari peran SDM yang dimiliki. Maka dari itu, kami sangat memperhatikan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM guna memenuhi tuntutan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan andal,” tegasnya.
Apalagi, hingga saat ini Bumi Karsa memiliki persaingan yang sangat ketat dengan kompetitor atau perusahaan jasa konstruksi lainnya .
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
Kamaluddin mengungkapkan, dalam memperkuat portofolio bisnisnya di 2024, Bumi Karsa mengembangkan portofolio bisnis pada proyek bisnis Engineering Procurement Construction (EPC) yang terkait dengan pembangunan gedung-gedung swasta, hingga pengerjaan tambang.
Termasuk pula turut aktif membantu menunjang pembangunan nasional yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, senantiasa berkomitmen penuh untuk maju bersama masyarakat, mitra dan seluruh stakeholder dengan melaksanakan beberapa program CSR-nya.
“Baik dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup, pendidikan, kesehatan dan keselamatan, serta pemberdayaan masyarakat,” tutupnya.
