REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Rumah Sakit Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Sabtu (05/02/2022) malam, menerima 17 Pasien Santriawati dari Pondok Pesantren Yatama, di Kecamatan Pallangga.
Kata Dokter Rumah Sakit Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, 17 pasiennya itu mengalami gejala yang sama, seperti mual, pusing dan diare usai mengkonsumsi makanan.
“Semua pasien yang masuk Sabtu malam ini, memiliki gejala yang sama, seperti mual, pusing dan diare usai mengkonsumsi makanan,” jelas dr. Zarah Alifani Dzulhijjah Dokter RS Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, saat dikonfirmasi.
Baca Juga : Terima Penghargaan KIP, Pemkab Gowa Ciptakan Keterbukaan Pelayanan Informasi Publik
Namun setelah mendapat penanganan medis, jelas dr. Zarah Alifani Dzulhijjah, sejumlah pasien mulai membaik, bahkan ada yang sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
“Setelah kami tangani secara medis, sejumlah pasien mulai membaik, dan diperbolehkan pulang kerumah masing-masing,” ungkapnya.
Lanjut dr Zarah, untuk pasien yang masih dirawat di RS Syekh Yusuf ini, perlahan mulai membaik, meskipun masih ada yang merasakan pusing, mual dan sesekali diare.
Baca Juga : Gerakan Tanam 10 Ribu Pohon, Komitmen Pemkab Gowa Jaga Hutan dan Pegunungan
Sementara salah satu Santriawati, yang mendapat perawatan Dokter ini mengaku, mengalami gejala Diare, pusing dan mual, usai mengkonsumsi Nasi Dos.
“Setelah makan nasi dos, tiba-tiba saya dan sejumlah teman Santriawati Putri lainnya mengalami gejala pusing, mual dan diare,” ungkap NS Santriwati putri.
Saat ditanya soal makanan yang mereka konsumsi, NS mengaku nasi dos itu berisi nasi putih, ayam dan sayur mie.
Baca Juga : Kolaborasi Pemkab dan Kemenag Gowa Wujudkan Pembangunan Daerah Lebih Maju
Untuk kondisinya, kata NS, dirinya mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis, meskipun masih harus tinggal beberapa saat di rumah sakit.
Selain 17 orang temannya yang dilarikan ke RS Syekh Yusuf ini, jelasnya, NS juga menyampaikan jika ada sejumlah temannya juga di rawat di sejumlah Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Gowa.
NS sendiri tidak mengetahui pasti berapa jumlah Santriawati Putri yang mengalami dugaan keracunan makanan, namun NS memperkirakan jika yang dilarikan ke beberapa rumah sakit di Gowa ada puluhan orang.
