0%
logo header
Selasa, 17 Mei 2022 03:53

Digelar di Makassar, Bupati Buka Rapat Koordinasi Kelitbangan Luwu Timur

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Bupati Luwu Timur, Budiman didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Bahri Suli membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Kelitbangan Luwu Timur di Hotel Kenari Makassar, Selasa (17/05/2022).
Bupati Luwu Timur, Budiman didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Bahri Suli membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Kelitbangan Luwu Timur di Hotel Kenari Makassar, Selasa (17/05/2022).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU TIMUR- Bupati Luwu Timur, Budiman didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Bahri Suli membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Kelitbangan Luwu Timur di Hotel Kenari Makassar, Selasa (17/05/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Budiman mengatakan, rakor Kelitbangan ini merupakan salah satu aspek strategis dalam mendukung peningkatan akselerasi pembangunan di era otonomi daerah saat ini.

“Untuk mendukung akselerasi pembangunan perlu ada penetapan kebijakan oleh pemerintah daerah yang harus dilakukan secara cermat, akurat dan sesuai dengan azas-azas good governance. Sementara itu perumusan kebijakan yang baik adalah yang didasarkan pada riset/kajian atau studi tentang kondisi dan potensi lokal,” jelasnya.

Baca Juga : PT Vale dan Unhas Gagas Sekolah Vokasi Tambang, Bakal Jadi Pusat Vokasi Hilirisasi di Indonesia Timur

Menurut Budiman, evaluasi kebijakan yang selanjutnya disebut kelitbangan utama adalah kegiatan ilmiah yang bertujuan menghasilkan pemahaman atau cara baru dan mengembangkan penerapan praktisnya dalam konteks ilmu pengetahuan dan teknologi lingkup penyelenggaraan pemerintahan dalam negeri.

“Kelitbangan utama dapat menjadi dasar terciptanya inovasi dalam rangka mendukung kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Dalam pelaksanaan kegiatan kelitbangan pemerintah daerah juga harus mempertimbangkan masukan dan pandangan yang diberikan oleh Majelis Pertimbangan Kelitbangan,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, Rakor Kelitbangan ini dalam pelaksanaannya melibatkan segenap komponen Litbang karena merupakan forum strategis dalam rangka mensinkronisasikan program penelitian kedepan.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Lepas Puluhan Ribu Peserta Fun Run Luwu Timur 2025 dan Anti Mager Sulsel

“Agar terkoordinasi dengan baik dan tidak tumpang tindih serta dapat diterapkan secara nyata untuk kepentingan berbagai pihak dan masyarakat luas,” tandasnya.

Menyinggung tentang Indeks Inovasi Daerah, Kabupaten Luwu Timur yang berada pada kategori Kabupaten Kurang Inovatif, orang nomor satu di Bumi Batar Guru ini berharap dalam Rakor Kelitbangan ini akan merumuskan program-program penelitian, pengembangan dan Inovasi daerah.

“Besar harapan saya kiranya dalam Rakor Kelitbangan kali ini, Majelis Pertimbangan bersama OPD dapat merumuskan program-program penelitian, pengembangan dan Inovasi serta memberikan rekomendasi yang konkret terhadap permasalahan permasalahan yang ada,” tutupnya.

Baca Juga : Keluarkan Rekomendasi, Telapak Tegaskan Tak Ada Pelanggaran HAM di Kawasan Konsesi Blok Tanamalia PT VI

Hadir pada Rakor tersebut, para Asisten, Staf Ahli, Kabag dan para kepala OPD lingkup Pemkab Luwu Timur, Kepala Badan Pusat Statistik Luwu Timur, Tim Majelis Pertimbangan Kelitbangan, serta Perwakilan PT. Vale Indonesia Tbk. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646